Penyelundup Komodo Harus Dihukum Berat

berbagi di:
images

 

 

Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi meminta pelaku penyelundupan Komodo diberi dengan hukuman yang berat demi keadilan bagi masyarakat NTT umumnya dan Manggarai Barat, khususnya.

Ia menduga kasus penyelundupan Komodo sudah berlangsung lama, baik dari kawasan TNK maupun dari daratan Pulau Flores namun baru ditangkap sekarang.

“Komodo ini hewan langka di dunia yang dilindungi sehingga tidak bisa dijual dan diselundupkan,” tegasnya.

Pemprov NTT memberikan apresiasi kepada aparat Polda Jawa Timur yang mengungkap kasus penyelundupan Komodo ini.

Dia menegaskan, kebijakan Gubernur VBL menutup sementara kawasan TNK sangat tepat demi kelangsungan konservasi Komodo. “Mulai 1 Januari 2020, kawasan konservasi TNK akan ditutup sementara demi konservasi Komodo,” jelasnya.

Nai Soi menjelaskan, kasus ini akan disampaikan kepada Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan. “Saya sedang ada di Jakarta saat ini. Kasus ini saya sampaikan langsung kepada Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Ini masalah besar,” ungkapnya. (kcm/mg-03/mg-06/R-2)