Peringatan Hari Pramuka di NTT Dirayakan Terbatas

berbagi di:
img-20200810-wa0040_compress78_crop_96

 

Sekretaris Kwarda Pramuka NTT, Piter Manuk memberi keterangan kepada VN di ruang kerjanya, Senin (10/8) siang. Foto:Sinta Tapobali/vn.

 

 

Sinta Tapobali

 

PERINGATAN Hari Ulang Tahun Pramuka yang jatuh pada 14 Agustus tahun ini akan digelar berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Biasanya peringatan HUT Pramuka digelar dengan melaksanakan upacara yang melibatkan anggota pramuka dalam jumlah yang banyak. Namun tahun ini, akibat adanya pandemi Covid-19, upacara HUT Pramuka hanya akan diikuti oleh kalangan internal saja.

“Kita tidak lakukan upacara besar tetapi akan kami lakukan secara internal di kantor. Di seluruh kabupaten atau seluruh cabang di NTT juga kami arahkan agar upacara bendera yang menghimpun banyak orang ditiadakan. Mereka diminta untuk membuat di halaman kantor cabang dan hanya melibatkan orang-orang internal tidak seperti yang biasa kita lakukan dengan melibatkan ribuan orang,” jelas Sekretaris Kwarda Pramuka NTT, Piter Manuk ketika ditemui VN di ruang kerjanya pada Senin (10/8) siang.

Lanjutnya, berdasarkan tradisi dan kebiasaan Pramuka, malam sebelum Hari Pramuka akan diadakan renungan dan ulang janji bagi anggota pramuka. Renungan dan ulang janji tahun ini juga hanya diikuti oleh internal tanpa melibatkan anggota pramuka dalam jumlah banyak. Selain upacara, malam renungan dan ulang janji, juga akan diadakan kegiatan donor darah yang hingga saat ini masih sementara berkoordinasi dengan pihak PMI dan aksi bersih sampah yang akan dilakukan setelah 17 Agustus.

“Akan juga dilaksanakan kegiatan donor darah tetapi kita akan arahkan langsung teman-teman Pramuka untuk datang ke PMI dengan menggunakan pakaian Pramuka dan melakukan donor darah di sana. Yang pasti pelaksanaannya sebelum tanggal 14. Ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang digelar pada saat ulang tahun dan hari NTT. Selain itu itu juga akan dilaksanakan kegiatan aksi bersih sampah yang biasanya dilakukan setelah 17 Agustus,” tambahnya.

Pieter Manuk berpesan kepada seluruh anggota pramuka baik Pembina, anggota siaga, penegak, penggalang dan pandega agar hari ulang tahun di tengah pandemi Covid-19 ini dijadikan momen untuk merefleksikan diri.

Dia juga berharap para anggota pramuka dapat menjadi contoh dan corong bagi masyarakat NTT secara umum terkait dengan penerapan protokol kesehatan seperti penggunaan masker, jaga jarak dan dan rajin cuci tangan.

 

Musyawarah Daerah

Dalam kesempatan ini ia juga menyampaikan bahwa pada tanggal 27, 28 dan 29 Oktober mendatang, akan diadakan Musyawarah Daerah (Musda) tingkat Provinsi NTT. Musda ini, nantinya akan membahas tentang laporan pertanggungjawaban program, keuangan, evaluasi kerja selama 5 tahun, penyusunan rencana kerja 5 tahun kedepan dan pembahasan lainnya serta diakhiri dengan pemilihan Ketua Kwarda yang baru masa bakti 2020/2025.

Musda ini rencananya akan diikuti oleh seluruh perwakilan dari kuartir cabang se-NTT dan pelaksanaannya akan dilakukan secara tatap muka dengan memperhatikan protokol kesehatan Covid-19.

“Plan A jika sudah masuk zona hijau maka kita akan lakukan dengan tatap muka. Rencananya peserta sekitar 96 orang jadi masing-masing Kwartir cabang perwakilannya empat orang. Plan B jika kembali lagi ke zona merah maka akan dilakukan Musda secara virtual,” tutupnya. (Yan/ol)