Permintaan Air Bersih di Kota Kupang Meningkat

berbagi di:
img-20201012-wa0005

 

 

Leksi Salukh

 

 

PERMINTAAN air bersih di Kota Kupang di musim kemarau saat ini meningkat dari sebelumnya yang cuma 4-6 tangki per hari menjadi 10-15 tangki perhari untuk satu mobil tangki air. Salah satu supir tangki air Agus Boiyani yang diwawancara media ini, Senin (12/10) mengatakan permintaan air bersih sejak September lalu kian meningkat.
“Sebelum musim panas tidak sampai 10 tangki per jari saya layani,” katanya.

Lebih lanjut dikatakannya, permintaan air bersih mulai tinggi sejak bulan lalu.
“Lumayan tinggi permintaan setiap hari sehingga kita terkadang kewalahan karena cukup banyak,” Jelas pria asal Desa Nobi- Nobi ini.

Diakui banyak permintaan dari warga Kota Kupang namun air diambil dari Kabupaten Kupang.
“Saya layani warga kota dengan sumber air dari Kecamatan Kupang tengah,” tuturnya.

Setiap kali pengisian air tangki ia membayar Rp10 .000 dan kemudian dijual dengan harga per tangki Rp60-100 ribu tergantung dari jarak.
“Kalau dekat Rp60.000 pertangki 5000 liter tapi kalau jauh kita sepakat Rp100.000 pertangki,” ungkapnya.
Dia mengatakan, penghasilan di musim kemarau lumayan besar setiap tahun karena permintaan rata-rata lebih dari 10 tangki setiap hari . Setiap hari ia melayani sampai larut malam.

“Karena permintaan banyak saya layani sampai tengah malam dan keluar pagi hari karena terkadang tidak melayani semua,” ungkapnya. (Yan/ol)