Pertamina Antisipasi Dampak Cuaca Ekstrem di NTT

berbagi di:
img-20210406-wa0018

Putra Bali Mula

 

 

PERTAMINA menyiagakan langkah antisipasi penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bagi masyarakat. Pihak Pertamina menyebut, ini dilakukan semenjak Sabtu (3/4) dalam mengantisipasi cuaca ekstrem yang merata hampir di seluruh wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) selama dua hari.

Beberapa daerah dengan potensi terdampak cuaca ekstrem, di antaranya adalah Pulau Adonara, Kabupaten Malaka Bagian Barat dan Kabupaten TTS Bagian Selatan.

Unit Manager Communication & CSR Pertamina Marketing Region Jatimbalinus, Deden Mochammad Idhani, menyampaikan Pertamina sudah menyiapkan pola distribusi alternatif dalam kondisi cuaca ekstrem seperti saat ini.

“Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kompak No. 56.862.02 beserta satu lokasi Agen Minyak Tanah (AMT) terkena banjir. Empat Mobil Tangki (MT) untuk distribusi BBM juga terjebak dalam banjir tersebut. Namun kemarin Minggu (4/4) produk minyak tanah sebanyak 10 Kilo Liter (KL) sudah dapat disalurkan di kawasan Kota Adonara,” ujar Deden, Selasa (6/4)

Jalur pengiriman BBM ke Pulau Adonara dari Fuel Terminal (FT) Larantuka di Pulau Flores akan segera kembali pulih menunggu perizinan dari syahbandar untuk menempuh jalur laut yang dinyatakan aman, dimana nantinya sudah siap MT BBM Industri disiagakan untuk mendistribusikan BBM ke lembaga penyalur dari kapal pengangkut BBM.

img-20210406-wa0019

Putusnya akses utama jembatan Benenain, di Kabupaten Malaka Bagian Barat, Pulau Timor juga memiliki potensi menghambat penyaluran BBM ke SPBU Kompak No. 56.857.01 di Wewilu.

Alternatif pengiriman BBM dan minyak tanah akan dialihkan menggunakan kemasan dari FT Atapupu, sambil menunggu jalur distribusi dari FT Tenau di Kota Kupang dinyatakan aman untuk dilalui oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.

Jalur Trans Pulau Timor tepatnya di Timor Tengah Selatan (TTS) ke Timor Tengah Utara (TTU) yang mengalami longsor saat ini dalam penanganan bersama oleh berbagai pihak . Ia berharap pada Senin siang sudah dapat ditempuh oleh MT untuk menyalurkan BBM ke enam SPBU yang berada di jalur poros tersebut.

Selebihnya Deden menambahkan, di Kabupaten Lembata dan Kabupaten Sumba Timur juga terjadi banjir, namun dapat dipastikan akses distribusi BBM dan sarana prasarana SPBU di kedua wilayah tersebut tetap aman untuk beroperasi melayani kebutuhan masyarakat.

Pertamina juga menyiagakan FT penyangga suplai BBM di wilayah NTT dalam kondisi bencana seperti ini, FT Reo, FT Maumere dan FT Ende dalam kondisi siap beroperasi penuh mendukung penyaluran bagi daerah lain yang akses distribusinya terhambat.

“Pertamina bersama dengan BPBD Provinsi NTT juga sudah berkoordinasi dan akan segera turun ke wilayah-wilayah tersebut untuk menyalurkan Program Pertamina Peduli guna membantu masyarakat yang terdampak cuaca ekstrim ini,” tutup Deden. (*/)