Petugas Karantina Perketat Pintu Masuk Pelabuhan Labuan Bajo

berbagi di:
img-20200327-wa0001

Petugas Kesehatan Pelabuhan Labuan Bajo saat memeriksa penumpang kapal Pelni

 

Gerasimos Satria

Petugas Karantina Kesehatan Pelabuhan Wilayah Kerja Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Nusa  Tenggara Timur memperketat masuk dan keluarnya arus penumpang melalui jasa pelayaran menyusul semakin meningkatnya jumlah pasien terduga mengidap virus Corona di Mabar.

Koordinator Kantor Kesehatan Pelabuhan Labuan Bajo Marsel Elias, Kamis (26/3) mengatakan pihaknya memperketat pintu masuk Pelabuhan Labuan Bajo untuk mencegah masuknya virus Corona atau Covid-19.

“Penumpang dan barang  yang didatangkan  ke Manggarai Barat melalui pelabuhan Labuan Bajo harus diperiksa dulu sebelum  masuk ke Labuan Bajo. Jika sudah ada kepastian bahwa kapal berikut awaknya itu steril dari virus  Corona,” kata Marsel Elias.

img-20200327-wa0000

Tim terpadu melakukan pemeriksaan suhu tubuh dan penyemprotan disinfektan pada penumpang yang baru turun dari kapal laut maupun di Bandara Udara Komodo.Petugas cek suhu tubuh penumpang kemudian di semprot petugas dengan disinfektan.

“Kita perketat siang malam demi mencegah masuknya virus korona,”ungkap Marsel.

Sebelumnya Wakil Bupati Mabar Maria Geong menegaskan hingga saat ini belum ada satupun pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang berasal dan domisili di Manggarai Barat. Ia juga menginformasikan, bahwa sejauh ini PDP berasal dari kota lain di Indonesia yang masuk dalam zona merah Covid-19, yaitu Surabaya dan Bali.

“Sampai saat ini kami bisa pastikan, bahwa Labuan Bajo masih terbebas dari Covid-29. PDP datang dari Surabaya dan Bali. Belum ada yang dari Manggarai Barat,” tegas Maria.

Maria menegaskan upaya Pemkab Mabar mengantisipasi penyebaran Covid-19 diperkuat dengan instruksi Bupati Mabar untuk menutup akses Pelabuhan Laut dan Udara mulai tanggal 26 Maret hingga 3 April 2020 mendatang.

“Saya meminta masyarakat Manggarai Barat untuk tidak panik dengan isu dan informasi terkait wabah virus Corona. Tetap menjaga kesehatan dan menjauh dari keramaian,”kata Maria. (bev/ol)