Polantas Harus Berinovasi Hadapi Modernisasi Transportasi

berbagi di:
whatsapp-image-2019-08-30-at-12-12-09

Kapolres Sumba Timur, AKBP. Viktor M. Silalahi menyempatkan tanda operasi patuh turangga di pundak perwakilan anggota Brimob, dalam apel gelar pasukan di lapangan apel Mapolres Sumba Timur, Kamis (29/8). Foto: Jumal Hauteas/VN

 

 

Jumal Hauteas
Perkembangan transportasi saat ini sudah terus bergerak dari moda transportasi konvensional menuju moda transportasi digital, sehingga masyarakat pengguna transportasi bisa mendapatkan layanan transportasi hanya dengan menggunakan handphone. Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) harus melakukan inovasi untuk menghadapi perkembangan transportasi modern tersebut.

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Nusa Tenggara Timur (NTT), Irjen Pol Dr. Radja Erizman menegaskan hal ini melalui sambutan tertulisnya yang dibacakan Kapolres Sumba Timur, AKBP. Viktor M. Silalahi pada acara apel gelar pasukan dalam rangka operasi patuh turangga 2019, yang berlangsung di lapangan apel Mapolres Sumba Timur, Kamis (29/9).

Ia menegaskan permasalahan yang terjadi di bidang lalu lintas dewasa ini telah berkembang dengan cepat dan dinamis. Karenanya Polantas harus mampu berinovasi dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, sekaligus memberikan solusi terhadap setiap permasalahan yang dihadapi di jalan raya.

Menurutnya, permasalahan di bidang lalu lintas yang berkembang cepat dan dinamis ini, adalah bagian dari  konsekuensi meningkatnya jumlah kendaraan bermotor dan  populasi penduduk, yang memerlukan alat transportasi sebagai sarana mobilitas dalam memenuhi kebutuhan hidupnya setiap hari.

“Perkembangan transportasi juga telah menginjak era digital. Dimana operasional order angkutan publik sudah berada dalam genggaman tangan manusia modern. Karena sekarang, masyarakat hanya dengan smartphone, bisa mendapatkan semua jenis layanan transportasi,” tegasnya.

Lebih lanjut, jenderal polisi bintang dua tersebut juga mengatakan, “Modernisasi ini perlu diikuti dengan inovasi dan kinerja polri khususnya Polantas, sehingga mampu mengantisipasi segala dampak yang akan timbul dari modernisasi transportasi  tersebut.”

Menurutnya, program Nawacita pemerintah saat ini adalah menghadirkan kembali negara untuk melindungi segenap bangsa, dari salah satu nawacita ini, dijabarkan dengan kesebelas program prioritas Kapolri yaitu Promoter (Profesional, Modern Dan Terpercaya). “Dimana Korlantas menjabarkan  program kesebelas point keenam dengan program Polisi sebagai penggerak revolusi mental dan pelopor tertib sosial di ruang publik,” tegasnya.

Anggota TNI-AD, Brimob, Polantas, Anggota Polri, dan anggota Satpol PP mengikuti apel gelar pasukan dalam rangka operasi patuh turangga 2019 di lapangan apel Mapolres Sumba Timur, Kamis (29/8). Foto: Jumal Hauteas/VN
Anggota TNI-AD, Brimob, Polantas, Anggota Polri, dan anggota Satpol PP mengikuti apel gelar pasukan dalam rangka operasi patuh turangga 2019 di lapangan apel Mapolres Sumba Timur, Kamis (29/8). Foto: Jumal Hauteas/VN

Kapolres Sumba Timur, AKBP. Viktor M. Silalahi menambahkan, salah satu yang menjadi fokus perhatian saat ini adalah keselamatan bagi pengguna jalan. Karena keselamatan memang sesuatu yang pertama dan utama dalam berlalulintas. “Dalam konteks ini, lalu lintas dapat dipahami sebagai urat nadi kehidupan, cermin budaya bangsa dan cermin tingkat modernitas,” tegasnya.

Menurut Silalahi, ada tujuh sasaran prioritas dalam operasi patuh turangga tahun 2019 yang akan berlangsung selama dua pekan ke depan, yakni pengemudi yang menggunakan handphone saat mengemudi, pengemudi yang melawan arus, pengendara sepeda motor yang berboncengan lebih dari satu, pengendara kendaraan bermotor yang masih di bawah umur, pengendara dan penumpang sepeda motor yant tidak menggunakan helm SNI, pengendara kendaraan bermotor yang menggunakan narkoba atau mabuk dan pengemudi yang berkendara melebihi batas kecepatan yang ditentukan.

“Untuk sasaran dan target operasi, penajamannya ditentukan oleh masing-masing wilayah sesuai dengan analias, evaluasi, situasi keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas  terkini,” tandasnya.

Pantauan VN, Kamis (29/8), selain anggota Polri di Polres Sumba Timur, turut hadir juga anggota TNI dari Kodim 1601 Sumba Timur, Anggota Brimob, dan anggota Satpol PP dalam apel gelar pasukan ini. Hadir pula Kajari Sumba Timur, Setyawan Nur Chaliq, Ketua Pengadilan Negeri Waingapu, Richard Edwin Basoeki, dan sejumlah pejabat lingkup Polres Sumba Timur.(bev/ol)