Polda Antisipasi Serius “Efek” Kapolres Kupang

berbagi di:
foto-hal-01-aipda-randy-hidayat-paur-humas-polres-kupang-kabupaten-1

 

 

Aipda Randy Hidayat
Paur Humas Polres Kupang 

 

 

Michael Umbu

 

 

JAJARAN Kepolisian Daerah (Polda) NTT menyikapi serius fakta terkini bahwa Kapolres Kupang AKBP Aldinan RJH Manurung terkonfirmasi positif Covid-19, Selasa (15/9) siang. Langkah-langkah antisipatif dilakukan agar virus korona tidak menyebar.

Tim Dokter Kesehatan (Dokkes) Polda NTT pada Selasa (15/9) petang, langsung melakukan pemeriksaan kesehatan dan rapid test terhadap Kapolda Irjen Pol Lotharia Latif, serta rombongan yang ikut mendampingi dalam rangka kunjungan kerja di Mapolres Kupang, Selasa (15/6) pagi. Mereka adalah Karo Ops Kombes Pol Ulam, Direktur Intelkam Kombes Pol Jourdy Mailoor, Kabid Humas Kombes Pol Johannes Bangun dan para pimpinan Bhayangkari.

“Hasilnya Non reaktif. Seluruh perwira dan staf yang ikut dalam kunker ke Polres Kupang tersebut, langsung diisolasi mandiri. Mereka juga diberikan tambahan suplemen dan vitamin untuk menambah imun tubuh,” ungkap Kabid Dokkes Polda NTT Kombes Pol Dr Sudaryono kepada VN di kantornya, Rabu (16/9) kemarin.

Ia menjelaskan, Kapolda Latif selanjutnya akan menjalani Rapid Test kedua lima hari ke depan dan dilanjutkan dengan swab test. “Tujuan rapid test kedua, untuk mengetahui apakah ada infeksi atau tidak, akibat antibodi yang sudah terpapar reaktif. Nanti setelah tujuh hari, langsung dilakukan Swab Test ketika beliau sudah selesai kunjungan kerja,” ungkap Kabid Dokkes.

 

39 Orang Ditracing

 

Terpisah, Perwira Urusan Hubungan Masyarakat (Paur Humas) Polres Kupang Aipda Randy Hidayat kepada wartawan mengatakan bahwa Kapolres Kupang sudah menjalani dua kali rapid test pasca kunjungan kerja Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo 28-29 Agustus 2020 lalu di Kabupaten Kupang.

“Hasilnya dinyatakan negatif (non reaktif). Bahkan Kapolres tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar daerah. Memang beliau sempat bertemu dengan Menteri Perikanan,” jelas Apida Randy.

Ia juga menambahkan bahwa Kapolres Kupang sudah menjalani karantina secara mandiri. Dan setelah dinyatakan positif Covid-19, langsung menjalani karantina di Rumah Sakit Bhayangkara (RSB) Titus Uly sejak Selasa (15/9) petang.

Selain itu, sebanyak 39 anggota Polres Kupang sudah menjalani Rapid Test oleh Tim medis Satgas Covid-19 Kabupaten Kupang dari Puskesmas Oesao, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang.

Sementara itu, 10 pejabat Pemprov NTT dan masyarakat Desa Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang yang melakukan kontak erat dengan Menteri KKP, sudah selesai dilakukan rapid test.

“Masyarakat yang berkontak dengan Menteri Perikanan dan Kelautan sudah dilkukan rapid test dan semunya negatif. Begitu juga dengan pejabat Pemprov,” ungkap Kadis Kesehatan NTT dr Meserasi Ataupah kepada VN di lobi kantor Gubernur NTT, Rabu (15/9) pagi. (mg-01/R-4/yan/ol)

 

 

Perkembangan Covid-19 di NTT
(Hingga Rabu 16 September 2020)
===============================

Sampel Swab Test 120 Specimen

Kota Kupang 31
Sumba Timur 27
Manggarai 22
Flores Timur 15
Malaka 15
Nagekeo 6
Sumba Tengah 4

 

Hasil Uji Biomolekuler
———————-

Positif : 13 Sampel
(Flotim 7, Manggarai 6)
Negatif : 107 Sampel

 

Rapid Test : 13.366 orang

* Reaktif : 574 (4 %)
* Non reaktif : 12.792 (94 %)

Swab Test : 4.311 sampel

* Positif : 327 (9,4 %)
* Negatif : 3.431 (81 %)
* Pasien : 289 orang
* Tunggu Hasil : 451 orang (11 %)

 

Total Keseluruhan NTT
———————

Positif 302 orang
Sembuh 176 orang
Dirawat 121 orang
Meninggal 5 orang

 

Pasien Dirawat Saat ini
————————-

1. Ende 60 orang
2. Manggarai Barat 20 orang
3. Manggarai 16 orang
4. Flotim 8 orang
5. Kota Kupang 7 orang
6. Sumba Timur 6 orang
7. Malaka 1 orang
8. Kab Kupang 1 orang
9. SBD 1 orang
10. Alor 1 orang
11. Nagekeo 1 orang
—————————–
Sumber: Satgas Covid-19 Provinsi NTT