Polres TTS Amankan Delapan Pelaku Pengeroyokan

berbagi di:
ilustrasi-penganiayaan

Mutiara Malahere

Satuan Reskrim Polres TTS mengamankan delapan orang tersangka yang terlibat dalam kasus pengeroyokan terhadap Natan Nyongki Maniseni (21) Warga Desa Bes’ana, Kecamatan Mollo Barat, Kabupaten TTS hingga meninggal dunia.

Delapan tersangka yakni  YA, JS, YO, TT, DK, AM, OP, dan TM kini ditahan di Rutan Mapolres TTS.

Kepada VN Rabu (15/5) Kasat Reskrim Polres TTS Iptu Jamari mengatakan delapan tersangka sedang menjalani proses penyidikan dan mereka telah mengakui perbuatan mereka.

Delapan tersangka djerat Pasal 338 KUHP subsider Pasal 170 ayat 2 dan 3 KUHP subsider Pasal 351 ayat (3) KUHP juncto Pasal 55 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Jamari menguraikan,  kejadiannya bermula ketika korban mengikuti acara pesta di rumah Bapak Set Mathias Pay Sabtu, 11 Mei lalu sekitar pukul 00.00 Wita.

Sejumlah saksi mengatakan awalnya korban yang dalam kondisi mabuk bercanda dengan beberapa tersangka dan menantang berkelahi. Akibatnya, para tersangka yang juga masih dalam pengaruh miras terpancing lalu mulai mengeroyok korban di depan teras rumah pemilik pesta. Korban lalu dipukuli dengan balok, tangan dan batu hingga meninggal. (bev/ol)