Positif Covid-19, Seorang Warga Feondari Meninggal di Ruang Isolasi

berbagi di:
img-20210305-wa0010

 

 

 

 

Yunus Atabara

Seorang warga Feondari Kecamatan Tanawawo dengan status positif Covid-19 yang menjalani perawatan di ruang isolasi RS TC Hilllers Maumere, dinyatakan meninggal dunia, pukul 08.55 Wita, Jumat (5/3) pagi.

Juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Sikka dokter Clara Franchis kepada VN menjelaskan pasien yang meninggal dunia adalah BB (77) yang merupakan pasien rujukan dari RS St. Elisabet Lela.

BB masuk rumah sakit pada 2 Maret sekitar pukul 19.39 Wita yang dirujuk dari RS Lela. Keluhan yang dirasakan penurunan kesadaran sejak 1 Maret pada pukul 02.00 Wita sebelum masuk rumah sakit. Pada saat masuk RS St Elisabeth Lela, BB mengeluh sakit kepala hebat, mual, muntah dan demam. Di Rumah Sakit Lela yang bersangkutan melakukan test rapid antibodi, hasilnya reaktif, kemudiak tes rapid antigen dan hasil positif.

Selanjutnya RS St Elisabeth Lela merujuk BB ke RS TC Hillers pada tanggal 2 Maret, dan dirawat di ruang Isolasi Covid-19. Tanggal 3 Maret dilakukan pemeriksaan TCM dan hasilnya positif.

“Hari ini pukul 08.55 Wita, BB dinyatakan meninggal dunia. Saat ini di ruang isolasi untuk pemberkatan jenasah dan selanjutnya akan dimakamkan di pemakaman Covid-19,” kata Clara.

Suasana pemberkatan jenazah
Suasana pemberkatan jenazah

Berdasarkan data yang diperoleh VN total pasien yang meninggal di ruang isolasi Covid-19 sampai saat ini sebanyak 16 orang. Sebanyak 9 orang terkonfirmasi positif dan 7 orang lainnya berstatus probable.(bev/ol)