Praperadilan Terdakwa Penyaluran Kredit Bank NTT Gugur

berbagi di:
foto-hal-03-para-terdakwa-kasus-korupsi-kredit-macet-bank-ntt-saat-mengikuti-sidang-dengan-agenda-pembacaan-dakwaan-di-pengadilan-tipikor-kupang-senin-24-2-nahor

Para terdakwa kasus korupsi kredit macet Bank NTT saat mengikuti sidang dengan agenda pembacaan dakwaan di Pengadilan Tipikor Kupang, Senin (24/2). Foto: Nahor/VN

 

 
Kekson Salukh

Praperadilan yang diajukan terdakwa kasus korupsi penyaluran kredit Bank NTT pada kantor cabang utama (KCU) Kupang dinyatakan gugur.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Kota Kupang, Hendrik Tiip kepada VN, Selasa (25/2) siang menjelaskan, sidang praperadilan yang diajukan terdakwa Johan Talamanrea Nggebu yang digelar di Pengadilan Negeri Kelas IA Kupang yang dipimpin hakim tunggal, Reza dinyatakan gugur.

Di sela-sela persidangan setelah JPU (termohon) menunjukan surat kuasa dan jawaban praperadilan, kuasa hukum terdakwa Johan Talamanrea Nggebu, Bildad Thonak mencabut praperadilan yang sudah diajukan.

“Setelah sidang dibuka oleh hakim tunggal Pak Reza dan mempersilakan JPU mewakili Kejari Kota Kupang sebagai termohon menunjukan surat kuasa dan jawaban praperadilan pada saat itu kuasa hukum pemohon Bildad Thonak menyampaikan dalam persidangan bahwa pemohon melalui kuasanya mencabut permohonan praperadilan yang sudah diajukan dengan alasan bahwa perkara pokok sudah di periksa di Pengadilan Tipikor Kupang. Atas penyampaian kuasa pemohon maka sidang praperadilan dinyatakan menjadi gugur.” jelas Hendrik.

Kuasa hukum Johan Talamanrea Nggebu, Bildad Thonak kepada VN menjelaskan, penarikan praperadilan yang diajukan lantaran materi pokok perkara telah dibacakan JPU dalam persidangan dengan agenda pembacaan dakwaan di Pengadilan Tipikor Kupang, Senin (24/2).

“Sesuai ketentuan praperadilan harus gugur ketika pembacaan dakwaan pada pokok perkara, jadi secara hukum praperadilan itu gugur, itu menjadi alasan kita cabut praperadilan.” ungkapnya.

Terpisah kuasa hukum terdakwa Direktur PT Cipta Eka Puri, Hadmen Puri, Fransisco Bernando Bessie mengaku sudah mencabut praperadilan kliennya Hadmen Puri di Pengadilan Negeri Kelas IA Kupang.

Terkait alasan pencabutan, Fransisco mengatakan, karena JPU telah mengirimkan berkas perkara ke Pengadilan Tipikor Kupang, sehingga praperadilan dengan sendiri gugur sesuai aturan dalam KUHAP.

“Kita berharap penyidik sudah menyiapkan semua bukti dan saksi secara utuh dalam persidangan nanti karena tidak boleh ada kesan tersangka ajukan praperadilan maka penyidik cepat-cepat mengirimkan berkas ke Pengadilan Tipikor Kupang.” ujar Fransisco saat dimintai komentarnya. (mg-10/R-4)