Profesor Pertama PNK Dikukuhkan

berbagi di:
img-20201128-wa0000

Profesor Adrianus Amheka (berdiri) saat melakukan orasi ilmiah usai dikukuhkan secara resmi. Foto: Kekson/VN

 

 

 

Kekson Salukh

Politeknik Negeri Kupang (PNK) menggelar Rapat Senat Terbuka Luar Biasa dengan agenda pengukuhan Guru Besar Profesor Dr Adrianus Amheka, S.T., M. Eng, Sabtu, (28/11) pagi di auditorium PNK.

Pantauan VN, rapat senat terbuka luar biasa dipimpin Ketua Senat PNK Nonce Farida Tuati. Turut hadir, jajaran senat PNK, Rektor Undana Profersor Frederik Lukas Benu, pejabat perwakilan Forkopimda NTT dan ratusan tamu undangan yang hadir secara langsung maupun  virtual.

Sebelum dikukuhkan secara resmi, Sekretaris Senat PNK Aloysius Leki terlebih dahulu membacakan Surat Keputusan (SK) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Nadiem Makarim tentang pengangkatan Profesor Adrianus Amheka sebagai Guru Besar.

Pengukuhan profesor Pertama PNK itu ditandai dengan penyematan samir guru besar dari Direktur PNK Nonce Farida Tuati selaku ketua Senat kepada Profesor Adrianus Amheka.

Profesor Adrianus Amheka  merupakan Profesor Pertama di PNK dalam bidang ilmu Teknik Mesin/Sistem Energi dan Lingkungan pada jurusan Teknik Mesin, Politeknik Negeri Kupang.

“Pengukuhan Guru Besar Profesor Dr Adrianus Amheka, S.T., M. Eng merupakan Profesor Pertama di lingkungan Politeknik Negeri Kupang.” ungkapnya Direktur PNK Nonce Farida Tuati dalam sambutannya.

Nonce mengaku bersama civitas akademika PNK menyambut gembira kehadiran Profesor Adrianus Amheka sebagai Guru Besar pertama di PNK.

Nonce menjelaskan, Profesor Adrianus Amheka merupakan satu (1) dari tujuh belas (17) Profesor di lingkungan Politeknik Se-Indonesia.

“Profesor Andre Amhkea merupakan dosen kami di jurusan Teknik Mesin. Atas nama keluarga besar civitas akademika Politeknik Negeri Kupang mengucapkan selamat kepada Profesor Adrianus Amheka dan keluarga.” ucapnya.

Ia berharap pencapaian Profesor Adrianus Amheka dapat memacu  dosen-dosen PNK untuk semangat dalam berkarya di bidang akademik agar bisa menjadi Guru Besar.

Prof Adrianus Amheka sebelum melakukan orasi ilmiah mengucapkan terima kasih kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nadiem Makarim bersama jajaran, Direktur PNK Nonce Farida Tuati bersama jajaran, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, Bupati Kupang Korinus Masneno, Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore, Bupati Alor Amon Djobo, Keluarga besar Amheka dan seluruh pihak yang telah mendukung hingga ia meraih gelar Guru Besar.

Profesor Adrianus Amheka usai dikukuhkan secara resmi melakukan orasi ilmiah dengan judul  Restrukturisasi Evaluasi Kebijakan Transformasi Struktur Energi Berbasis Energi Bersih Menggunakan Pendekatan Input-Output Ganda.

Hingga berita ini diturunkan, kegiatan sedang berlangsung. (bev/ol)