Pulau Timor Masih Terdampak Virus ASF

berbagi di:
img_20200402_203550

 

 

 

Yapi Manuleus

Meski pandemi Corona masih mendunia namun wilayah Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur belum sepenuhnya pulih dari virus ASF yang menyerang ternak babi.

Virus ASF masih menghantui para peternak babi di Pulau Timor.

“Untuk saat ini wilyah Timor masih terdampak, sehingga penguatan bio security di tingkat kandang peternak yang masih sehat diperketat secara mandiri dengan pengawasan dari teman-teman petugas lapangan,” ungkap Kepala Dinas Peternakan Provinsi Nusa Tenggara Timur Dany Suhadi saat dikonfirmasi VN via telephon, Kamis (2/4).

Menurutnya, sampai sekarang terjadi penurunan permintaan konsumen sehingga berdampak pada suplai produsen.

“Saat ini terjadi penurunan permintaan di konsumen. Sebagian peternak belum mulai untuk beraktivitas karena masih khawatir adanya virus ini,” jelas Dany.

Senada dengan Dany,  iKepala Dinas Peternakan Kota Kupang Obed Kadji
pun mengaku hingga saat ini Kota Kupang belum bebas dari virus ASF.

Ia mengatakan pihaknya selalu rutin memvaksin semua babi milik peternak di wilayah Kota Kupang untuk menjaga kesehatan ternak sementara vaksin untuk ASF sendiri belum ditemukan.

Ia berharap meski dalam situasi darurat karena penyebaran Covid-19, warga terutama peternak juga perlu waspada terhadap virus ASF. (bev/ol)