Puluhan Kali Diusulkan Dalam Musrembang, Kondisi Jalan Utama Fatukoa Tak Diketahui PUPR

berbagi di:
img-20200623-wa0024

 

 

 

 

Yapi Manuleu

Kondisi salah satu jalan utama di wilayah RT 22 dan RT 23 Kelurahan Fatukoa, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang tidak pernah diperbaiki sejak zaman Wali Kota Kupang SK. Lerik.  Saat ini kondisinya makin buruk padahal jalan tersebut merupakan salah satu ruas jalan utama yang menghubungkan wilayah Kota Kupang dengan Kabupaten Kupang.

Beberapa instansi pun dibangun di sekitar wilayah tersebut misalnya Kantor Persemaian Permanen, Hutan Flobamora, Penangkaran Rusa Timor serta gedung gereja dan sekolah.

Jalan itu jugaa menghubungkan wilayah Kelurahan Naioni dan Desa Oelomin Kabupaten Kupang dengan panjang kurang lebih 3, 5 kilometer.

Kepala Bina Marga Dinas PUPR Lota Kupang Maxy Dethan, Selasa (23/6) di ruang kerjanya mengakui kondisi jalan tersebut sudah sangat memprihatinkan namun ia mengatakan selama ini belum ada laporan masuk dari hasil Musrenbang ke dinas PUPR mengenai jalan tersebut.

“Belum ada dalam agenda, saya juga baru jabat satu tahun ini,” katanya.

Ia berharap pihak kelurahan bisa segera membuat surat usulan mengenai kondisi jalan tersebut sehingga suatu saat bisa diprioritaskan.

Sementara Ketua RT 23 Kelurahan Fatukoa Yorim Lasa yang dikonfirmasi mengaku hampir setiap kali Musrebang di tingkat Kelurahan Fatukoa, maka selalu ada usulan terkait ruas jalan tersebut namin tidak pernah ada respon.

“Kita sudah bosan juga, setiap kali Musrenbang kita usul terus ini jalan tapi sama saja bawa data semua tapi tidak pernah dijawab untuk diperbaiki, tidak tabu mau Musrenbang yang seperti apa lagi. Ini jalan saat diaspal itu tahun 90-an sampai sekarang belum pernah tersentuh,” tambahnya.

Ia berharap jalan tersebut bisa secepatnya diperbaiki sehingga wajah Kota Kupang juga bisa terlihat di wilayah tersebut. (bev/ol)