Puluhan siswa di Alor keracunan Obat

berbagi di:
obat-generik-radang-tenggorokan

 

 

Polce Siga

Puluhan siswa SD dari tiga sekolah di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur keracunan setelah minum obat.

Obat tersebut diberikan oleh tiga petugas dari Puskesmas Mebung Kecamatan Alor Tengah Utara (ATU). Obat tersebut merupakan obat kulit menular Frambusia.

Para siswa merasa mual, pusing, dan muntah-muntah.

Kapolres Alor, AKBP Patar Silalahi yang dihubungi VN dari Kupang, Senin (12/5) membenarkan para siswa diduga keracunan obat dan sempat dirawat di Puskesmas Mebung dan RSUD Kalabahi.

Ia mengatakan, obat tersebut diberikan pada hari Sabtu, 11 Mei 2019 oleh petugas Puskesmas Mebung dalam program pembagian obat minum jenis Azithromycin. Menurutnya, obat diberikan kepada siswa SD GMIT Mebung Kecamatan ATU dan SD GMIT Pulelang Kecamatan Kabola.

“Setelah pemberian obat, petugas kembali ke Puskesmas Mebung dan sekitar pukul 11.00 Wita, sebagian besar siswa yang telah meminum obat tersebut mengalami pusing, mual dan muntah-muntah, sehingga dibawa ke UGD RSUD Kalabahi dan Puskesmas Mebung guntuk mendapat perawatan,” katanya.

Patar mengatakan, jenis obat yang sama juga diberikan kepada siswa SDI Pante Deere, namun para siswa tidak mengalami keracunanan. Ia mengaku, kondisi para siswwa saat ini sudah mulai membaik dan sudah kembali ke rumah.

Ia mengatakan pihaknya telah mengamankan sampel obat yang diberikan kepada siswa. Selain itu, pihaknya juga mendata semua siswa yang mengalami keracunan. (bev/ol)