Raline Shah sebagai Direktur AirAsia

berbagi di:
Raline Shah

 

 

 

CEO AirAsia, Tony Fernandes (53) mendaulat artis Indonesia, Raline Shah menjadi Direktur AirAsia Indonesia. Informasi ini diperoleh langsung dari akun Instagram milik Tony Fernandes.
Our new director in Airasia Indonesia @ralineshah,” tulis Tony pada keterangan foto bersama Raline yang diunggah pada akun Instagramnya, Senin (7/8).
Tony yang kelahiran Kuala Lumpur, Malaysia, memuji sosok pemain film ‘Surga Yang Tak Dirindukan’ tersebut sebagai pribadi yang cerdas dan rendah hati. Raline dipilih sebagai ‘wajah baru’ di jajaran direksi AirAsia untuk persiapan Initial Public Offering (IPO).
Lalu apa faktor yang meyakinkan Tony untuk menunjuk Raline memimpin salah satu divisi di perusahaan maskapai penerbangannya? Sedikitnya, ada tiga alasan umum yang disampaikan Tony.
Smart, creative, humble. A real coup readying our company for IPO,” lanjut Toni dalam postingan Instagramnya.
Unggahan CEO AirAsia tersebut tentu saja langsung mendapatkan respons dari netizen. Mereka banyak yang memuji dan mengaku bangga dengan pencapaian selebriti berusia 32 tahun tersebut.
Raline Shah pertama kali dikenal sebagai finalis Puteri Indonesia 2008. Tak hanya memiliki wajah cantik, ia juga telah menyelesaikan pendidikan perguruan tinggi di National University of Singapore di bidang ilmu politik, dan meraih gelar B.A in Political Science and New Media & Communications.
Selebriti berdarah Melayu yang tinggal dan besar di Medan itu merupakan putri dari pasangan Rahmat Shah dan Roseline. Ayah Raline merupakan seorang pengusaha, diplomat dan pernah menjabat sebagai anggota MPR utusan Sumatera Utara.
Rahmat Shah sempat tergabung pada sejumlah organisasi mulai dari Dewan Kehormatan BPP HIPMI, Dewan Pembina Real Estate Indonesia (REI) Sumatera Utara, Dewan Pembina Asosiasi Manajer Indonesia (AMI), dan beberapa organisasi lainnya.
Sementara ibunda Raline yang berasal dari Singapura, Roseline, merupakan seorang ibu rumah yang juga aktif mengikuti sejumlah kegiatan. Salah satunya sebagai Ketua Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Medan.
Sumber: Kumparan