Ratusan Calon Tenaga Kerja Ikut Tes Lanjutan di BLK

berbagi di:
foto-hal-10-tes-wawancara-peserta-pelatihan-di-blk-edisi-310120

Kasi Pelatihan BLK Kupang, Jeremias Ata (kiri) mewawancarai salah satu calon peserta jurusan menjahit di aula utama BLK Kupang, Kamis (30/01).

 
Rafael L.Pura

Usai lulus tes tertulis, ratusan calon peserta Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) gelombang pertama tahun 2020 mengikuti tes wawancara di UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Koperasi, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Diskopnakertras) Provinsi NTT, di Kupang, Kamis (30/1).

Kepala Seksi (Kasi) Pelatihan BLK Kupang, Jeremias Ata, mengatakan salah satu tujuan pelaksanaan tes tertulis dan wawancara bagi para calon peserta agar pihaknya bisa mengetahui secara detail arah berpikir, passion, dan tujuan calon peserta mengikuti pelatihan di BLK.

“Kami ingin tahu secara detail, apa sebenarnya kemauan mereka, ini penting, sehingga setelah selesai mengikuti pelatihan mereka bisa bekerja secara profesional atau bahkan membuka usaha secara mandiri,” katanya.

Dengan demikian, Visi besar Pemerintah NTT dalam menekan angka pengangguran benar-benar terwujud dan BLK sebagai pelaksana teknis, harus bergerak mengeksesuki kebijakan ini dengan profesional.

Jeremias memastikan, seleksi calon peserta itu tidak dipungut biaya sepersenpun (gratis) dan dilakukan secara transparan dan profesional. Selain itu, ia juga memastikan bahwa tidak ada calo di BLK yang meloloskan calon peserta tertentu.

“Pelatihan di BLK gratis, tidak ada istilah titip-menitip. Peserta harus mengikuti tes tertulis dan wawancara. Bagi calon peserta yang tidak mengikuti tes tertulis dinyatakan gugur dan tidak diperkenankan mengikuti tes tahap selanjutnya,” ujarnya.
Jeremias menambahkan, panitia saat ini sangat berhati-hati dalam menentukan calon peserta yang lulus. Pasalnya, PBK gelombang pertama untuk jurusan yang dibuka peminatnya sangat banyak.

Sementara pengumuman kelulusan akan diinforamasikan pada 5 Februari mendatang. Bagi calon peserta yang lulus, langsung melaporkan diri di BLK, namun untuk peserta yang tidak lulus, masih ada kesempatan. Mereka bisa mengikuti seleksi lagi pada gelombang selanjutnya yang akan dibuka pada bulan Februati setelah proses pelatihan gelombang pertama.

Jeremias mengatakan, tahun ini, BLK hanya mendapat 20 paket pelatihan tetapi peminatnya cukup banyak. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang mencapai 80 paket pelatihan, namun minim peserta.

Dia merincikan, gelombang pertama, akan dibuka lima kejuruan, dengan total peserta per paket pelatihan 16 orang. Kelima paket itu,antra lain desain grafis, menjahit dasar, menjahit lanjutan, kecantikan kulit dan rambut, serta otomotif sepeda motor.
Untuk gelombang selanjutnya akan dibuka pada bulan Februari. Paket pelatihan yang akan dibuka adalah pelatihan hidroponik, pengolahan ikan, pembuatan roti dan kue, anyaman, Bahasa Inggris, teknisi telepon cellular perangkat keras, commercial cookery, operator computer, menjahit pakaian wanita dewasa, mengerjakan finishing teknik semprot, mebeler, pengelasan 3G serta mekanik junior mobil.

 

Profesional dalam Seleksi
Kepala BLK Kupang, Sulistyo Ambarsari memgatakan, panitia diberikan kepercayaan penuh dalam menangani penerimaan calon peserta yang berpedoman pada prinsip dan aturan BLK, sehingga yang lulus nantinya adalah orang-orang pilihan, bukan titipan.

“Sehingga yang lulus disini nantinya benar-benar peserta tenaga profesional, bisa bekerja di perusahaan atau bahkan membuka usaha mandiri,” ujarnya. (mg-03/E-1)