Rayakan HUT, Bank NTT Launching Sarana Disabilitas

berbagi di:

Sinta Tapobali

Bank Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) merayakan hari jadinya yang ke-57, dan dalam puncak acara HUT Bank NTT ke-57 malam kemarin, Jumat (1/7), Bank NTT secara resmi melaunching sarana disabilitas berupa sarana ATM dan bidang miring.

“Sudah kami siapkan ATM di bagian depan (depan bank NTT pusat)serta akses menuju ke dalam bank NTT juga sudah disiapkan dan mudah-mudahan akan melangkah ke kantor-kantor cabang lainnya, setidaknya apa yang dilakukan sekarang sudah tidak lagi membatasi akses teman-teman difabel dalam mendapatkan layanan perbankan di bank NTT,” ungkap Direktur Utama Bank NTT, Isak Edward Rihi kepada VN, di acara puncak HUT Bank NTT ke 57 semalam.

Menurutnya, launching sarana disabilitas ini sebagai bentuk kepedulian dalam meningkatkan pelayanan perbankan untuk para kaum difabel. Sarana yang sama juga akan segera dibuat di seluruh kantor cabang Bank NTT.

“Ini respon kami untuk menindaklanjuti kritikan dari Dina yang beberapa waktu lalu mengikuti lomba karya tulis ilmiah, ia mengatakan bahwa layanan bank NTT belum ramah disabilitas sehingga ini merupakan wujud dari kepedulian kami kepada kaum disabilitas, ini bukan hanya di kantor pusat tetapi tahun depan akan kami usahakan untuk di kantor-kantor cabang lainnya yang sudah terstandarisasi dengan baik” paparnya.

Direktur Pemasaran Dana Bank NTT, Aleksander Riwu Kaho mengatakan layanan ini untuk menjawab kerinduan kaum difabel untuk mendapat pelayanan dari Bank NTT.

“Ini inovasi kami untuk menjawab kerinduan teman-teman kita para kaum difabel untuk mendapatkan pelayanan khusus dari bank NTT, mudah-mudahan setelah diresmikan di kantor pusat, layanan serupa juga akan diikuti di semua kantor cabang seluruh NTT,” pungkasnya.

Staf Khusus Bidang Disabilitas Dinna Noach sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada bank NTT karena bisa mewujudkan impian daripada kaum kaum disabilitas. Menurutnya apa yang disampaikannya melalui tulisan ilmiah beberapa waktu lalu begitu cepat diwujudkan oleh bank NTT dalam kurun waktu yang sangat singkat.

“Dina sangat senang dan bahagia karena bank NTT bisa mewujudkan impian dari pada kaum disabilitas, ini juga di luar ekspektasi saya, karena pada saat penulisan ilmiah, Dina kasih masukan untuk bank NTT supaya layanan ini ada dan bank bank NTT bisa mewujudkan itu dalam kurun waktu yang sangat cepat, Dina benar-benar berterima kasih kepada bank NTT karena apa yang Dina sampaikan tidak berlalu begitu saja tetapi dapat diwujudkan,” ungkapnya dengan penuh rasa bangga.

Ia menambahkan, ke depan Bank NTT bisa meningkatkan pelayanan untuk kaum disabilitas khususnya para tunanetra berupa layanan wicara, dan penyandang disabilitas lainnya.

“Mungkin kedepannya bank NTT juga bisa meningkatkan pelayanan untuk kaum disabilitas khususnya tunanetra penyandang tuli dan bisu mungkin ada ATM yang dibuat khusus dengan huruf-huruf huruf braille, untuk teman-teman yang bisu ketika datang ke sini bisa dibantu sehingga mereka tidak kesulitan untuk mengurus apapun di sini,” ungkapnya.

Ia berharap pelayanan bank NTT kedepannya semakin inklusif, dan sarana bagi disabilitas ini bukan hanya untuk di Bank utama saja tetapi juga di cabang-cabang yang lain dan semoga bank NTT menjadi suatu contoh bagi bank-bank yang lain agar bisa menjadi bank yang inklusif bagi semua orang terkhususnya kaum disabitas.

Ricky Matasina, peyandang disabilitas lainnya yang di temui VN kemarin juga sangat mengapresiasi kepedulian Bank NTT terhadap kaum disabilitas, menurutnya hal ini akan sangat membantu para kaum disabilitas untuk mendapatkan layanan perbankan seperti pada masyarakat umumnya.

“Untuk bank NTT ke depan semoga bank NTT lebih lagi memperhatikan khususnya kami kaum kaum disabilitas dan juga kaum rentan yang ada diluar sana karena dengan begitu bank NTT akan menjadi bank yang benar-benar inklusif,” ungkapnya.

Ia berharap ke depannya, Bank NTT akan semakin meningkatkan kepedulian terhadap para kaum disabilitas sehingga Bank NTT akan benar-benar menjadi Bank yang inklusif.

“Dengan adanya launching sarana kaum disabilitas ini merupakan hal yang sangat luar biasa bagi saya bank NTT benar-benar menunjukkan kinerja nya sebagai bank yang inklusif dan dengan adanya launching ini teman-teman disabilitas akan sangat terbantu,” harapnya.

Gelar Berbagai Acara
Pantaun VN, selain melaunching sarana bagi disabilitas Bank NTT juga menggelar beberapa acara diantaranya launching buku lomba karya tulis ilmiah, promo program Dia Bisa Bank NTT, promo cashback periode II , launching e-monitoring dan optimalisasi penerimaan daerah dengan Pemkab Kupang, pengumuman pemenang video edukatif, serta lomba masak makanan kuliner berbahan dasar kelor dan semangka.

Kasubdiv Mikro Bank NTT, Reinhart Kahi Djo mengatakan dalam rangka merayakan HUT bank NTT ke 57  bank NTT mengadakan lomba masak  dengan bahan dasar kelor dan semangka.

“Kita mengadakan lomba cipta menu kreasi dengan bahan dasar kelor dan semangka, perlombaan ini kami khususkan untuk anak-anak milenial dan kaum disabilitas. Satu UPL (Unit Pelayanan Mikro) ada 3 orang, itu mereka masak makanan dan minuman berbahan dasar kelor juga semangka,” jelasnya.

Pantauan VN, makanan yang dibuat dan dan dinilai dalam lomba ini diantaranya klepon kelor, es buah semangka kelor, dadar ikan asap kelor, bolu kukus kelor piramid, snack singkong, serabi marungga, salome ubi kelor, puding semangka, bolu kelor, minuman semangka, kembang goyang kelor. (bev/ol)