Rekam Video Persidangan di Pengadilan Tipikor, Majelis Hakim Tegur Pengunjung

berbagi di:
img-20210303-wa0037

 

Petugas memeriksa dua unit android milik pengunjung yang merekam jalannya persidangan di pengadilan Tipikor Kupang, Rabu (3/3) sore. Foto:Simon Selly/vn.

 

 

 
Simon Selly

 

 
MAJELIS Hakim pengadilan Tipikor Kupang menegur pengunjung yang merekam jalanya persidangan menggunakan android berdurasi kurang lebih lima menit. Kejadian itu berlangsung, Rabu (3/3) sore di Pengadilan Tipikor Kupang.

Selain itu, hakim Ketua Wari Juniati kembali menerangkan bahwa dalam persidangan memiliki peraturan yakni selain media massa atau wartawan, dilarang untuk mengabadikan momen tersebut baik itu foto maupun video.

“Pengunjung tolong menghargai pengadilan bukan menghargai hakim atau jaksa ataupun penasehat hukum namun perlu menghargai pengadilan ini,” tegas Wari Junianti.

Selain itu, majelis hakim juga menambahkan, dengan adanya hal tersebut tentunya akan sangat menggangu pengadilan yang berlangsung.

“Kalau begini kan sidang terganggu, jadi tolong untuk pengunjung taati peraturan yang ada dalam persidangan ini, kalau tidak bisa ikut saya, bisa suruh polisi usir keluar,” tuturnya.

Hal serupa disampaikan jaksa penuntut umum, Herry C. Franklin yang menyampaikan bahwa pengunjung yang hadir perlu menaati peraturan dalam persidangan.

“Para pengunjung persidangan tolong menaati peraturan dalam proses sidang dengan menghargai persidangan,” ungkapnya.

Teguran tersebut disampaikan majelis hakim dalam pemeriksaan saksi yang dihadirkan JPU dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi aset negara di Kabupaten Manggarai Barat, atas tanah seluas 30 hektare yang mengakibatkan kerugian negara mencapai Rp1,3 triliun.

Sidang dipimpin majelis hakim Wari Juniati didampingi hakim anggota Ari Brabowo dan Ibnu Kholik. Turut hadir JPU, Herry C. Franklin, Boby Sirait, Hendrik Tiip dan Emerenciana Djehamat. Sidang digelar secara onlien dimana para terdakwa didampingi penasehat hukumnya.

Disaksikan VN, majelis hakim Wari Juniati, memerintahkan seorang petugas untuk menghapus data video yang diabadikan oleh pengujung dalam persidangan. (Yan/ol)