Rumah Martinus Lami Porak-poranda Diterjang Puting Beliung

berbagi di:
img-20200527-wa0026

 

 

 

 

Frangky Johannes

Angin puting beliung yang terjadi pada Jumat (22/5) lalu, sekitar pukul 15.00 Wita membuat rumah Martinus Lami, warga Desa Sotimori, Kecamatan Landu Leko porak-poranda.

Sesuai informasi yang diperoleh VN dari warga setempat, rumah berdinding bebak (pelepah gewang) itu, rata dengan tanah setelah diterpa anging puting beliung. Atap seng terhempas hingga beberapa meter, dan tiang penyangga rumah pun roboh. Akibatnya, reruntuhan rumah merusak semua barang milik Martinus, seperti meja, kursi, tempat tidur, serta perabot rumah tangga lainnya, sehingga tak bisa digunakan lagi.

Menurut warga, saat kejadian pemilik rumah sedang berada di rumah keponakannya, yang tak jauh dari rumahnya. Sehingga, Martinus mengetahui kejadian tersebut dari warga lain bahwa rumahnya telah rata dengan tanah.

Kepala Desa Sotimori Aser Bulan yang dikonfirmasi VN melalui salauran telepon, Rabu (27/5), mengaku saat kejadian tersebut dirinya sedang membantu warga di dusun lainnya, yang sedang mengerjakan rumah layak huni yang diprogramkan dari Dana Desa.

Pada saat bersamaan, kata dia, Camat Landu Leko Yostaf Faah juga sementara melaksanakan kegiatan penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) Kemensos di kantor camat setempat, sehingga beberapa jam berselang barulah dirinya bersama Camat Landu Leko tiba di tempat kejadian.

“Saya dan Pak Camat tiba di sana sekitar lepas magrib. Kami sudah lihat langsung dan menginformasikan ke pihak BPBD. Malam itu juga pak Kepala BPBD tiba sekitar pukul 23.00 Wita,” kata Aser.

Menurutnya, akibat kejadian tersebut Pemerintah Desa Sotimori telah bersurat kepada Bupati pada Sabtu (23/5), melaporkan musibah bencana alam yang dialami oleh warga RT 001/RW 001, Dusun Sipouk tersebut, juga dilampirkan dengan foto-foto kerusakan.

 

Sudah Data Kerusakan
Terpisah, Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rote Ndao Diksel Haning, yang dikonfirmasi membenarkan kejadian bencana alam itu.

Menurutnya, setelah menerima informasi dari Kades Sotimori dan Camat Landu Leko, dirinya bersama Tim Reaksi Capat (TRC) BPBD langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan pendataan sekaligus memberikan bantuan darurat.

“Merespons laporan masyarakat yang diterima sekitar pukul 18.00 Wita, saya bersama beberapa anggota TRC BPBD langsung ke lokasi untuk melakukan pendataan kerusakan dan memberikan bantuan emergency berupa paket sembako,” kata Diksel.

Menurutnya, berdasarkan hasil pendataan yang dilakukan oleh pihaknya, maka Pemerintah Kabupaten Rote Ndao pasti membantu. Namun, terkait jenis bantuan yang diberikan akan diputuskan melalui rapat Forum TRC.

“Bupati perintahkan kami untuk mendata kerusakan sekaligus membantu warga tertimpa musibah. Memang kerusakan tersebut tergolong parah, sehingga akan dibahas melalui rapat bersama TRC yang didalamnya terlibat beberapa instansi terkait serta camat,” imbuh Diksel. (bev/ol)