Rusak Parah, Puluhan Rumah di Kelapa Lima Belum Dapat Bantuan

berbagi di:
img-20210408-wa0067

Rumah rusak tersapu angin siklon tropis milik Debrina Banamtuan di RT 6 Jalan B. Pandie, Kelapa Lima, Kota Kupang. Foto: Yosi/VN

 

 

 

Yosi Kameo

Sejumlah rumah milik warga di Kelurahan Kelapa Lima, Kota Kupang, NTT, rusak parah pasca badai Seroja beberapa waktu lalu.

Namun, puluhan rumah di RT 6 itu belum mendapat bantuan dari pemerintah hingga saat ini.

“Di RT 6 sini, kira-kira ada 30 lebih KK (Kepala Keluarga) yang rumahnya rusak. Sonde ada bantuan ju dari pemerintah sampai ini hari. Katong mau atasi karmana ju sonde tau,” ungkap Debrina Banamtuan, salah satu warga RT 6 yang rumahnya rusak, Kamis (8/4), kepada VN di Jalan B.Pandie.

Debrina mengaku ia dan keluarga hanya bisa mengungsi ke tempat tetangga untuk berteduh sementara waktu sampai rumahnya bisa diperbaiki dan ditempati kembali.

Ia bersyukur mendapat bantuan material bangunan dari para tetangga.

“Ini macam seng-seng dong ju dapat dari tetangga. Pakai tahan dulu untuk tutup atap,” katanya.

Pantauan VN, sejumlah rumah terdampak bencana di RT 6 B.Pandie mengalami kerusakan berat. Atap dan dinding rumah tersapu angin sehingga tidak bisa ditempati secara layak.

Thomas Djogo Tuga selaku Ketua RT 06 RW 03 B.Pandie, tampak sedang membangun kembali rumahnya yang rusak tersapu angin siklon tropis.
Thomas Djogo Tuga selaku Ketua RT 06 RW 03 B.Pandie, tampak sedang membangun kembali rumahnya yang rusak tersapu angin siklon tropis.

Thomas Djogo Tuga selaku Ketua RT 06/ RW 03 menjelaskan ada 40-an rumah yang terdampak dan sebagian besar rusak berat.

“Kebanyakan atap terlepas dan dinding yang lepas. Sonde bisa tempati,” kata Thomas.

Meski Thomas sudah mulai membangun kembali rumahnya, ia masih mengeluhkan bantuan pemerintah yang belum ia peroleh sampai hari ini.

“Kita mau sampai kapan begini. Ini juga baru bangun sementara. Warga yang lain bagaimana. Tidak tersentuh sama sekali. Kalau satu dua rumah langsung cepat-cepat datang bantu. Sekarang malah tidak ada samasekali, ” gandas Thomas.

Thomas dan beberapa warga korban bencana di RT 6 berharap bantuan pemerintah untuk pemulihan bencana. Bantuan logistik dan material bangunan sangat mereka butuhkan. (bev/ol)