Sampah Menumpuk di Pinggir Pantai, Warga masih Andalkan Arus Laut

berbagi di:
img-20210220-wa0025

 

Tumpukan sampah di pesisir Pantai Batu Nona, foto diabadikan, Sabtu (20/2). Foto:Yosi/vn.

 

 

 

Yosi Kameo

 
SETIAP musim hujan, sampah plastik hingga bangkai hewan dan binatang selalu menutupi pesisir pantai di seputaran Kota Kupang.

Pantauan VN pada beberapa lokasi pantai pesisir pantai di Kota Kupang, sampah yang menutupi pesisir tampak mengurangi  keindahan pantai karena jauh dari kesan bersih dan nyaman.

Pesisir Pantai Kelapa Lima
Pesisir Pantai Kelapa Lima

Beberapa warga pesisir yang VN temui mengaku bahwa sampah tersebut akan dibersihkan lewat inisiatif warga dan bantuan alam. Terkadang, sesudah hujan berhenti, warga pesisir akan membersihkan sampah untuk memberi kenyamanan kepada wisatawan yang berkunjung.

“Biasa katong bersihkan pas su sonde hujan lae. Supaya yang datang ju senang liat. Kan hujan lebat begini ju sonde ada pengunjung. Jadi biasa bos (pengelola) su suruh katong bersihkan pas su sonde terlalu hujan,” Kata Meri Beru (30), salah satu pedagang di Pantai Batu Nona.

Pesisir Pantai Oesapa
Pesisir Pantai Oesapa

Meski begitu, ada pula warga yang mengaku bahwa pesisir pantai yang penuh sampah akan bersih dengan sendirinya seiring tinggi-rendahnya arus laut.

“ Katong sonde bersihkan. Air laut sendiri yang kasih bersih. Kemarin tu su bersih. Tadi malam hujan angin jadi sampah penuh sekarang. Nanti ju air laut datang lae bawa kembali sampah pi tengah, jadi bersih sendiri. “ Ujar Dortis Gelan (63), salah satu warga pesisir Pantai Oesapa.

Hal serupa juga diungkapkan Marta Pandie (51), warga pesisir pantai Kelapa Lima. Menurutnya, sampah yang menumpuk tidak perlu dibersihkan. Sebab kekuatan arus laut akan menarik sampah ke tengah laut sehingga pesisir pantai pun menjadi bersih kembali.

“Dulu biasa yang jualan dong tu angkat kasih bersih. Tapi sekarang ni katong kasih tinggal sa. Nanti ju kalau air laut penuh, nah bawah kembali ni sampah pi tengah jadi bersih sendiri nanti.” Tandasnya. (Yan/ol)