Samuel Nggebu Divonis Satu Tahun Penjara

berbagi di:
img-20200331-wa0065

 

 

 

 

Kekson Salukh

Sidang kasus korupsi pembangunan Embung Mnelalete di Desa Mnelalete, Kecamatan Amanuban Barat, kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Selasa, (31/3) di Pengadilan Negeri Tipikor Kupang memasuki tahap putusan.

Pantauan VN, sidang dengan agenda pembacaan putusan untuk terdakwa Samuel Nggebu (mantan kadis PUPR) TTS dipimpin Hakim Ketua Dju Johnson Mira Mangngi didampingi Ali Muhtarom dan Ari Prabowo. Turut hadir JPU dari Kejari Soe dihadiri Mourest Kolobani dan Khusnul Fuad.

Terdakwa Samuel Nggebu didampingi kuasa hukumnya Bildad Thonak dan Ady Adoe. Turut hadir istri terdakwa Yuliana Makandolu bersama ayahnya Adam Makandolu.

Dalam amar putusan majelis hakim yang dibacakan secara bergantian oleh majelis hakim, Samuel Nggebu divonis satu (1)  tahun penjara  dikurangi masa tahanan dan denda Rp 50 juta subsider satu bulan penjara.

Menurut Majelis Hakim, terdakwa divonis lantaran terbukti bersalah melakukan tindakan pidana korupsi secara bersama-sama yang mengguntungkan diri sendiri maupun orang lain.

Terdakwa selaku pengguna anggaran pembangunan Embung Mnelalete terbukti melakukan perbuatan yang melanggar hukum dan merugikan keuangan negara.

“Menurut majelis hakim, perbuatan hukum yang dilakukan¬† terdakwa secara bersama-sama menimbulkan kerugian negara sebesar Rp209.856.926,” tandas hakim Ali Muhtarom.

Majelis hakim menambahkan, perbuatan yang memberatkan terdakwa adalah perbuatan terdakwa merugikan keuangan negara dan perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas korupsi.

“Sedangkan perbuatan yang meringankan adalah terdakwa bersikap sopan dan persidangan dan belum pernah dihukum,” tandas Ali.

Menanggapi putusan majelis hakim, JPU Kejari Soe, Khusnul Fuad dan kuasa hukum terdakwa, Ady Adoe mengaku pikir-pikir atas putusan majelis hakim. (bev/ol)