Satu Personel Kodim 1627/Rote Ndao Positif Covid-19

berbagi di:
img-20201014-wa0024

 

Prada FA, personel Kodim 1627/Rote Ndao yang dinyatakan positif Covid-19 didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Rote Ndao drg Suardi ketika tiba di Rusun Ne’e, Desa Sanggaoen, Kecamatan Lobalain, yang menjadi tempat isolasi terpusat Covid-19 Kabupaten Rote Ndao, Rabu (14/10) pukul 15.30 Wita. Foto: Frangky Johannis/vn.

 

 
Frangky Johannis

 

 

SATU dari 93 prajurit TNI-AD Kodim 1627/Rote Ndao yang menjalani swab test untuk pemeriksaan Polymerase Chain Reaction (PCR) di Markas Kodim setempat, Rabu (7/10), hasilnya dinyatakan positif Covid-19.

Prada FA, personel Kodim 1627/Rote Ndao yang dinyatakan positif Covid-19 tersebut, merupakan salah seorang dari 42 prajurit remaja (Bintara dan Tamtama) baru, yang ditempatkan di Kodim terselatan NKRI itu, dan diterima dalam upacara penerimaan oleh Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu dan Forkopimda di aula pertemuan lantai satu kantor Bupati Rote Ndao, Kamis (3/8) lalu.

Komandan Distrik Militer (Dandim) 1627/Rote Ndao Letkol (Inf) Educ Permadi Eko PB yang dikonfirmasi di Makodim setempat, saat sebelum penyerahan Prada FA ke Satgas Covid-19 Kabupaten Rote Ndao untuk ditempatkan di Rusun Ne’e, sebagai tempat isolasi tepusat Covid-19 Rote Ndao mengatakan, informasi terkait hasil swab yang menyatakan Prada AF positif Covid-19 dari salah satu bagian Gugus Tugas Provinsi NTT yang bertugas melakukan pemeriksaan sampel swab di Kupang, Selasa (13/10) petang.

Setelah menerima informasi tersebut, kata Dandim Educ, pihaknya memangggil Prada FA dan dilakukan pengecekan fisik dan fisioligis dalam keadaan sehat dan tidak ada keluhan apa-apa atau dalam istilah medisnya masuk dalam kategori orang tanpa gejala (OTG).
Sehingga, langsung dilakukan koordinasi dengan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Rote Ndao drg Suardi dan Satgas Covid-19 untuk mengambil langkah-langkah penanganan selanjutnya.

Menurut Dandim Educ, mulai Selasa (13/10) petang hingga Rabu (14/10) pagi tadi, Kadis Kesehatan telah mengarahkan petugas medis dari Puskesmas Lobalain melakukan pengecekan kesehatan yang bersangkutan dan juga personel prajurit remaja lainnya.

Karena memang sudah menjadi prosedur dalam penanganan pasien Covid-19 harus ditangani secara khusus dan tidak boleh isolasi mandiri, maka yang bersangkutan akan menjalani isolasi secara terpusat di Rusun Ne’e mulai sekarang pukul 16.30 Wita.

Masih menurutnya, tujuan dilakukan tes swab personel Kodim 1627/Rote Ndao ini adalah untuk meyakinkan bahwa personel yang terjun ke masyarakat ini benar-benar bersih karena kami sudah mengklasifikasi anggota mana yang selama ini kontak dengan masyarakat dan mana yang baru masuk dari luar. Nah, yang bersangkutan ini sebelumnya melaksanakan pendidikan di luar, sehingga ada kerentanan. Entah tertular dari tempatnya dahulu atau selama perjalanan ke sini.

Dikatakan Dandim Educ, hasil PCR dari para personel yang bertugas di Koramil-Koramil semuanya negatif, jadi mereka siap untuk operasional di lapangan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Rote Ndao drg Suardi mengakui bahwa sesuai hasil PCR yang disampaikan Satgas Covid-19 Provinsi NTT Selasa (13/10) malam, menyatakan Pratu FA positif.

Menurutnya, langkah yang dilakukan sementara terhadap kasus terkonfimasi positif ini akan ditangani sesuai prosedur penganagan Covid-19. Namun karena yang bersangkutan diklasifikasikan sebagai OTG, maka dilakukan pemisahan dari orang lain agar tidak terjadi penularan.

Menurutnya, langkah Dandim 1627/Rote Ndao yang belum menerjunkan para personel prajurit remaja dan menempatkan mereka di Makodim untuk dilakukan swab baru setelah itu baru diterjunkan ke tempat tugas masing-masing adalah sangat tepat.

“Jadi mereka masih tinggal terfokus di Makodim, sehingga risiko penularan belum mengkhawatirkan. Namun, petugas juga sudah mendata kontak erat yang dilakukan yang bersangkutan sebelum swab. Datanya sudah ada, sehingga kalau pun harus dilakukan contact tracing datanya sudah ada,” kata Suardi mengakhiri.

Informasi yang dihimpun VN menyebutkan Prada FA berasal dari RT 08/RW 04, Dusun Kotadeak, Desa Mundek, Kecamatan Rote Barat Laut.

Adapun Kronologis perjalanan Prada FA adalah sebagai berikut:
1. Melaksanakan pendidikan Diktuk di Rindam V Brawijaya, yakni a) sebagai Catam Dodik Jur Rindam V Brawijaya sejak 17 April 2020, b) Sarataif di Diklatpur Asambagus 25 Juli 2020, c) Pra Babinsa Dodikjur Rindam V Brawijaya 26 Agustus 2020.

2. Dari Rindam V Brawijaya ke Kupang pada 28 Agustus 2020 di Korem 161/Wira Sakti.

3. Selama di Kupang yang bersangkutan ditampung selama dua hari di Makorem IX/Wira Sakti, dan sempat berkunjung selama kurang dari satu jam untuk mengambil tas pakaian di rumah keluarganya Yoseph Lani, yang beralamat di RT 15/RW 07, Kelurahan Batu Plat, Kecamatan Alak, Kota Kupang.

 

4. Berangkat dari Kupang ke Rote pada 1 September 2020.

Seluruh personel taruna remaja sementara ditempatkan di Mess Kodim dan ruangan Piket Kodim 1627/Rote Ndao.

Gejala yang dirasakan oleh Prada FA nihil (tanpa gejala).

Langkah yang sudah diambil:
1. Melaksanakan isolasi mandiri.
2. Melaksanakn isolasi mandiri terhadap rekan rejan yang tidur satu kamar.
3. Tetap melaksanakan pembinaan fisik sesuai ketentuan.
4. Tetap melaksanakan pembinaan kesehatan (berjemur di panas matahari).
5. Hari ini yang bersangkuta sudah menjalani isolasi terpusat di Rusun Ne’e pukul 15.30 Wita. (yan/ol)