Sejarah Final ETMC 1999 Terulang, Perse Ende VS PSN Ngada

berbagi di:
Keseblasan PSN Ngada di ETMC 2017

Keseblasan PSN Ngada di ETMC 2017

 

 

Son Bara

 

 
Laga puncak malam nanti menjadi partai ulangan final ETMC di tahun 1999 lalu. Kala itu Perse sukses menaklukkan PSN di Gelora Samador-Maumere 18 tahun lalu.
Ambisi menebus kesumat atas kekalahan 18 tahun silam dari PSN Ngada akan berhadapan dengan keinginan untuk mengulangi memori manis merengkuh trofi bergengsi Piala El Tari, sekaligus mengobati kerinduan publik Ende, yang rindu akan gelar juara.
PSN tentu tak mau mengulangi kekalahan di laga 1999 lalu, sementara Perse Ende juga tentu tak mau dipermalukan di kandang sendiri dalam laga final kali ini.
PSN sendiri dalam laga semifinal tadi malam tampil prima menghadapi macan tapal batas, Persab Belu. Disokong ribuan suporter, Laskar Inerrie mengambil inisiatif penyerangan sejak kik off dibunyikan wasit.
Duet striker haus gol milik PSN Ngada Oktavianus Pone (10) dan Yohanes K Nono (9), langsung mengobrak-abrik barisan pertahanan Persab Belu. Tekanan bergelombang di paruh awal babak pertama membuat barisan pertahanan dan penjaga gawang Persab Belu jatuh bangun mempertahankan gawangnya.
Akhirnya kemelut di depan gawang Persab Belu di menit ke-11 berhasil membuahkan gol. Sundulan Hilarius Nio (11) berasil merobek jala Persab Belu. Gol cantik Hilarius Nio dianulir wasit karena terlebih dahulu terperangkap off side.
Memasuki menit ke-21, kembali striker jangkung PSN Ngada Oktavianus Pone mengancam gawang Persab Belu. Sayang tandukannya melenceng tipis di sisi kiri gawang Persab Belu. Persab Belu hanya sesekali mengancam gawang PSN Ngada. Tercatat dua kali peluang pada menit ke-28 dan 30 dimiliki tim Persab Belu.
Serangan bali kembali dilakukan PSN. Pada menit ke-31 Yohanes K Nono (9) berhasil menggetarkan gawang Persab Belu. Dua menit berselang Yohanes K Nono (9) kembali membobol gawang Persab Belu. Mendapat umpan matang dari sisi kiri, Yoris Nono yang berdiri bebas di dalam kotak pinalti langsung menyambar bola dan berhasil menambah keunggulan PSN Ngada 2-0 atas Persab Belu.
Laskar inerie semakin menggila. Setelah unggul dua gol, tekanan terus dilakukan. Menit ke-38 PSN nyaris menambah keunggulan. Tendangan Yoris Nono (9) yang berdiri bebas di depan gawang Persab Belu yang sudah tak terkawal masih melambung jauh di atas mistar gawang. Ribuan suporter asal kota dingin Bajawa tak henti-hentinya memberikan dukungan bagi tim kesayangannya. Hingga wasit Maksem Boro meniup peluit jeda babak pertama, sokor masih 2-0 untuk PSN.
Memasuki babak kedua PSN Ngada terus mellakukan tekanan ke barisan pertahanan Persab Belu. Di menit ke-57 lagi-lagi PSN Ngada mampu menambah keunggulannya. Tandukan Yoris Nono (9) kembali menggetarkan jala Persab Belu. Gol ketiga Yoris Nono kembali dianulir wasit Maksem Mnoro dengan alasan off side. Di menit ke-59 tendangan keras pemain Persab Asmar Basra (13) mampu dibendung kiper PSN Dafit Pea Demu (23). Laskar Inerie kembali menambah keunggulannya pada menit ke-63. Tandukan keras striker jangkung PSN Oktavianus Pone (10) mengubah menambah gol untuk PSN menjadi 3-0.
Unggul tiga gol, anak-anak PSN Ngada tidak mengendorkan tekanannya ke barisan pertahanan Persab Belu. Sementara Persab Belu sesekali melakukan serangan balik yang masih mampu di antisipasi barisan belakang PSN Ngada. Di menit ke-70 pelatih PSN Ngada Kletus Gabe menarik keluar striker utamanya Oktavianus Pone (10) dan memasukkan Leonardo Riwu (29).
Hingga memasuki menit ke delapan puluh laskar Inerie terlihat mendikte permainan anak-anak Belu. Menguasai lini tengah lapangan pertandingan aliran bola terus disuplai ke jantung pertahanan Persab Belu. Mengandalkan kecepatan dan unggul dari sisi fisik membuat Laskar Inerie dengan mudah melakukan penetrasi ke wilayah pertahanan Persab. Memasuki menit-menit terakir babak kedua, PSN Ngada kembalih menambah keunggulan atas Persab Belu menjadi 4-0. Striker pengganti PSN Ngada Leonardo Riwu (29) berhasil menciptakan gol keunggulan bagi PSN Ngada.

Hingga wasit Maksem Mboro meniup peluit panjang PSN Ngada tetap mempertahankan keunggulan atas Persab Belu 4-0. Dengan kemenangan ini PSN Ngada akan berhadapan dengan tim Perse Ende pada laga final malam ini.
Mampukah Laskar Kelimutu mengulagi sukses di tahun 1999 ataukah PSN Ngada yang mampu menebus kekalahan 18 tahun silam? Laga malam nanti yang akan menjawabnya. (mg-15/D-1)