Sempat Mengancam Satgas, Warga Perumaan Luluh di Tangan TNI

berbagi di:
img-20200531-wa0018

Pengambilan sampel swab warga Parumaan di salah satu rumah warga, Minggu (31/5) siang. Foto: Yunus/VN

 

 

 

Yunus Atabara

Sehari sebelumnya, Sabtu (30/5),  satu  keluarga di Parumaan, Desa Parumaan, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur sempat menolak bahkan mengancam satgas Covid-19 Sikka dengan parang saat akan melakukan pengambilan sampel swab.

Namun, mereka akhirnya luluh setelah adanya pendekatan persuasif oleh personil anggota TNI.

Warga bersedia diambil sampel swab oleh para medis Satgas Covid-19 di salah satu rumah tetangga merela. Pengambilan swab berjalan lancar tanpa adanya keberatan dari warga setempat.

Hal ini disampaikan Juru Bicara Satgas Covid-19 Sikka, Petrus Herlemus kepada VN, Minggu (31/5).

“Negara hadir untuk melayani dan menjamin keselamatan setiap warga negara. Setelah saya dapat laporan, langsung berkoordinasi dengan aparat TNI. Akhirnya mereka bersedia diambil swab,” kata Herlemus.

Setelah mendapatkan penolakan kata Herlemus, satgas memilih kembali ke Posko Covid. Minggu (31/5) pagi sekitar pukul 10.00 Wita, satgas kembali menuju ke Perumaan dikawal 7 personil anggota TNI dari Kodim 1603 Sikka dan Lanal Maumere.

Pantauan VN, Minggu (31/5) pukul 10.00 Wita, Tim pengamanan TNI dan Satgas Covid 19 berangkat dari Pelabuhan L. Say Maumere menuju Pulau Parumaan dengan menggunakan Sea Raider Lanal Maumere.

Personil TNI dan Tim Satgas Covid-19 Sikka tiba di Pualu Parumaan. Tim pengamanan TNI dan Satgas sempat mendapatkan aksi penolakan warga dan pihak keluarga setempat dengan alasan, takut dikarantina terpusat di Maumere.

“Kami tidak mau diperiksa. Kami takut kalau sampai kami dikarantina. Kalau kami dikarantina, bagaimana kami mau cari hidup. Kami ini hanya menggantungkan hidup di laut. Kalau tidak melaut kami tidak makan,” kata salah seorang warga.

Setelah dilakukan pendekatan persuasif oleh personil TNI bersama Satgas Covid, akhirnya dua orang yang diduga melakukan kontak erat dengan pasien terpapar Covid 19, masing-masing S (82) dan A (31) bersedia sampe swabnya diambil petugas.(bev/ol)