Shalat Ied di Rumah dapat Respons Positif

berbagi di:
img-20200523-wa0059

 

 

 

 

 

Simon Selly

Pemerintah Kota Kupang menggelar rapat terkait pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijriyah yang jatuh pada Minggu- Senin, tanggal 24-25 Mei 2020.

Rapat dihadiri jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) tingkat Kota Kupang, Jumat (22/5) di Ruang Rapat Garuda lantai 2 Kantor Wali Kota KupangĀ  dan dipimpin Wakil Walikl Kota Kupang Herman Man.

Wali Kota Kupang Jefi Riwu Kore, ketika menyampaikan arahan singkat di awal rapat berharap rapat koordinasi tersebut dapat menyepakati solusi terbaik bagi seluruh pihak dan hasilnya dapat disosialisasikan secara luas kepada masyarakat terutama kepada umat Islam di Kota Kupang.

Rapat membahas pelaksanaan Shalat Ied Idul Fitri di tengah pandemik Covid-19 sesuai protokol pencegahan Covid 19 seperti yang tertuang dalam Maklumat Kepala Kepolisian RI Nomor: MAK/2/III/2020, tanggal 10 Maret 2020 Tentang Kepatuhan Terhadap Kebijakan Pemerintah Dalam Penanganan Penyebaran Covid 19, Edaran Menteri Agama RI Nomor SE.06 Tahun 2020 tanggal 06 April 2020 tentang Panduan Ibadah Ramadhan dan Idul Fitri 1 Syawal 1441 H di tengah Pandemi Wabah Covid 19, Fatwa MUI Nomor: 286/DP-P/MUINTT/V/2020 tentang Pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1441 H dalam situasi wabah Covid 19 dan Surat Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Timur terkait Pelaksanaan Sholat Ied 1441 H di lingkungan Provinsi NTT.

img-20200523-wa0060

Peserta rapat sepakat untuk mentaati segala peraturan yang telah ditetapkan pemerintah dan para pemimpin umat pada kelembagaan/organisasi nasional maupun daerah terkait dengan pelaksanaan IdulFitri 1441 hijriah khususnya di Kota Kupang.

Dalam kesempatan itu, Ketua MUI Kota Kupang, H. Muhammad menyampaikan meskipun sebagian umat Islam di Kota Kupang menginginkan agar pelaksanaan sholat Ied tetap digelar di masjid-masjid maupun di lapangan seperti tahun-tahun sebelumnya, namun pada akhirnya Pemerintah Kota Kupang bersama Forkopimda mengambil langkah bahwa pelaksanaan Sholat Ied dilaksanakan sesuai keputusan yang disepakati oleh pemerintah dan para tokoh agama.

Rapat Forkopimda tersebut diikuti oleh sejumlah unsur terkait yaitu Wali Kota Kupang, Wakil Wali Kota Kupang, Ketua DPRD Kota Kupang, Ketua Pengadilan Negeri Kelas 1 A / Tipikor / Hubungan Industrial Kupang, Wakapolresta Kupang Kota, Dandim 1604, Kajari Kupang, Pj. Sekda Kota Kupang, Kaban Kesbangpol Kota Kupang, Kakan Kemenag Kota Kupang, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Kupang, Ketua MUI Kota Kupang, Sekum Dewan Masjid Kota Kupang dan Ketua PHBI Kota Kupang.

Hasil rapat dituangkan ke dalam dokumen kesepakatan bersama yang ditandatangani oleh Wali Kota Kupang, Jefir Riwu Kore, Ketua DPRD Kota Kupang Yeskiel Loudoe, Kajari Kota Kupang Maks Oder Sombu, Ketua PN kelas 1 A Kota Kupang Dju Jhonson Mira Mangngi, Ketua MUI Kota Kupang, H. Muhammad, Sekretaris Umum Dewan Masjid Kota Kupang H. Dony Saidun Ali, Wakapolres Kupang Kota Kompol Didik Kurnianto, dan Kasdim 1604/Kupang Letkol Inf. Sugeng Prihatin M.Tr.Hanla.