Sikka Mendapat Jatah 4.800 Vaksin Covid-19

berbagi di:
img-20210112-wa0012

Juru bicara Satgas Covid 19 Kabupaten Sikka, dokter Clara Franchis.

 

 

 

Yunus Atabara

Kabupaten Sikka mendapatkan 4.800 vaksin Covid-19 dan mendapatkan giliran tahap pertama di termin kedua pada bulan Februari. Kendati demikian tanggal pelaksanaannya belum dipastikan oleh pemerintah provinsi NTT.

Dari 4.800 vaksin tersebut, untuk tenaga kesehatan sebanyak 2.400 dan 10 vaksin untuk pejabat publik yang disiapkan oleh pemerintah pusat. Saat ini, tim vaksinasi sedang melakukan verifikasi tenaga kesehatan yang akan divaksin.

Juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Sikka dokter Clara Franchis kepada VN Kamis (14/1) siang, saat dikonfirmasi terkait perkembangan rencana vaksin Covid-19 di Kabupaten Sikka.

“Informasi dari provinsi bahwa Sikka mendapatkan giliran tahap pertama termin kedua di bulan Februari. Tahap pertama termin pertama hari ini adalah Kabupaten Kupang dan Kota Kupang. Sikka mendapatkan 4.800 vaksin,” katanya.

Beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk mendapatkan vaksin di antaranya berusia 18-59 tahun, tidak memiliki riwayat penyakit kronis, dan tidak sedang hamil atau menyusui.

Pada saat penyuntikkan vaksin, yang bersangkutan harus dalam kondisi tubuh yang sehat dan sudah menjalani pemeriksaan riwayat penyakit yang pernah atau sedang diderita.

Belum pernah terinfeksi Covid-19 atau tidak sedang mengalami gejala ISPA seperti batuk, pilek, dan sesak napas dalam 7 hari terakhir dan tidak memiliki anggota keluarga serumah yang kontak erat, terkonfirmasi atau sedang dalam perawatan karena Covid-19. Calon penerima tidak sedang menderita penyakit jantung, penyakit autoimun sistemin, penyakit kanker dan kelainan darah serta tidak sedang menderita gagal ginjal.

Hal itu tertuang dalam Keputusan Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Nomor HK.02.02/4/1/2021.(bev/ol)