Sikka Siaga I Covid-19

berbagi di:
DIKARANTINA: Ratusan pelaku perjalanan Penumpang KM Lambelu yang turun di Larantuka saat tiba lokasi karantina terpusat di Maumere, Jumat (31/7) dini hari. (Foto:Yunus Atabara)

DIKARANTINA: Ratusan pelaku perjalanan Penumpang KM Lambelu yang turun di Larantuka saat tiba lokasi karantina terpusat di Maumere, Jumat (31/7) dini hari. (Foto:Yunus Atabara)

 

 

Yunus Atabara

TIDAK sampai sepekan lepas dari kurungan Covid-19 selama empat bulan, Kabupaten Sikka kembali ke zona merah. Seorang pelaku perjalanan dari Kalimantan Selatan berinisial EV (19), diketahui positif Covid-19 setelah 15 hari berkumpul bersama keluarganya di Desa Hepang, Kecamatan Lela.

“Dia (EV) sudah 15 hari berbaur dengan keluarga, kerabat dan masyarakat di kampungnya. Hari Rabu (29/7) malam, saya ditelpon dari Kupang, bahwa EV positif Covid 19,” kata juru bicara Satgas Covid 19 Sikka, Petrus Herlemus kepada VN Jumat (31/7).

Ia menyampaikan, terkait status positif Covid 19 EV itu baru diketahui setelah mendapat telepon dari Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT pada Rabu (29/7) malam. Informasi itu bersumber dari Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan yang menghubungi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT.

Herlemus menjelaskan, EV sebelum melakukan perjalanan dari Kalimantan Selatan ke Maumere, menjalani rapid test dan swab test di Posko Satgas Covid 19 Kalimantan Selatan. Namun, sebelum hasil swab-nya keluar, yang bersangkutan melakukan perjalanan dari Kalimantan ke Maumere.

Setelah mendapat informasi dari Kadis Kesehatan NTT, lanjut Herlemus, ia langsung memerintahkan tim kesehatan menjemput EV di kampung halamannya untuk diisolasi.

Selain menjemput EV, juga tim kesehatan melakukan rapid test terhadap 37 orang yang kontak erat dengan EV. Dari 37 kontak erat itu, tujub di antaranya reaktif rapid test dan sisanya non reaktif. Kontak erat yang reaktif saat ini menjalani karantina di gedung eks kantor Bupati Sikka.

KM Lambelu
Pada bagian lain, Herlemus mengatakan 136 penumpang yang turun di Pelabuhan Larantuka Kamis (30/7) malam, menjalani karantina terpusat di Gedung Sikka Convention Center (SCC) dan Gedung Eks Kantor Bupati Sikka.

Menurut Herlemus KM Lambelu tiba di Pelabuhan Larantuka pukul 21.00 Wita. Para penumpang tujuan Kabupaten Sikka langsung dijemput Tim Satgas Covid Sikka dengan menggunakan empat unit bus dari Larantuka.

Sebelum dibawa ke Maumere lanjut Herlemus, seluruh penumpang dilakukan pemeriksaan oleh KKP Pelabuhan Larantuka. Selain itu juga dilakukan pemeriksaan dokumen dari masing masing penumpang berupa hasil rapid test dari daerah asal.

“Mereka tiba di Maumere sekitar pukul 03.00 dini hari dan langsung dibawa ke gedung SCC dan gedung eks Kantor Bupati Sikka di Jalan Ahmad Yani,” kata Herlemus.

Namun dengan nolnya pasien positif di kota ini, bukan berarti warga kota tidak mengindahkan protok kesehatan yang ada justru harus lebih waspada karena transportasi dibuka baik darat, laut dan udara. Setiap hari semakin banyak pelaku perjalanan dari zona merah dan hitam. (c-1/ol)