Stok Sepeda di Kupang mulai Berkurang

berbagi di:
sepeda

 

Pelayan Toko Karya Subur Bike, Yusak Lakapu (berbaju merah) melayani pembeli sepeda di toko tersebut, Kamis (6/8). Foto:Yapi Manuleus.

 

Yapi Manuleus

STOK sepeda yang tersedia di tokoh sepeda yang ada di Kota Kupang mulai berkurang. Hal tersebut dikarenakan tingginya minat masyarakat untuk bersepeda selama pandami Covid-19 merebak di Kota Kupang, yang berdampak langsung pada tingginya daya beli masyarakat terhadap salah satu moda transportasi darat tersebut.

Hal tersebut diketahui dari hasil wawancara VN dengan Yusak Lakapu, pelayan Toko Karya Subur Bike, yang merupakan salah satu toko yang menjual sepeda di ruas Jalan Mohammad Hatta, Kelurahan Fontein, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang, Kamis (6/8) pagi.

Yusak mengatakan, selama pandemi Covid-19, jumlah sepeda yang terjual per hari mencapai 30 unit. Jumlah tersebut terhitung cukup tinggi jika dibandingkan sebelum pandemi Covid-19.
“Selama Korona ini satu hari itu 20 sampai 30 Sepeda terjual karena ada juga yang datang beli untuk bawa ke daerah habis itu baru jual lagi,” kata Yusak.

Saat ini, kata dia, stok sepeda di toko tersebut mulai berkurang, dan pengiriman dari distributor yang ada di pusat sangat terbatas.

Stok memang ada, tapi pas-pas saja. Karena kiriman dari pusat itu terbatas sekali. Sepeda merek Poligon seharga Rp9 juta itu sekali kirim hanya lima buah karena harus bagi sama rata di daerah yang lain,” ujarnya.

Harga sepeda bervariasi mulai dari Rp3 juta hinga Rp15 juta, bahkan ada sepeda yang mencapai harga Rp200 juta namun harus dengan label SNI.

Pantauan VN di wilayah kota Kupang saban petang disudut-sudut jalan Kota Kupang banyak terlihat warga memilih berolahraga dengan bersepeda. (yan/ol)