Tahun ini Disparekraf NTT Fokus Pariwisata Estate dan Sertifikasi CHSE

berbagi di:
img-20210106-wa0012

Wayan Darmawa
Kadis Pariwisata NTT

 

 

 
Putra Bali Mula

 

 

DPA (Dokumen Pelaksanaan Anggaran) telah diterima sejumlah dinas lingkup Setda Provinsi NTT. Terkait hal ini, Dinas Pariwisata Provinsi NTT akan memprioritaskan penguatan pariwisata estate dan mendorong CHSE di NTT.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTT, Wayan Darmawa, kepada VN, Rabu (6/1) mengungkapkan, program prioritas 2021 ini untuk mewujudkan community base tourism di NTT.

“Program NTT Bangkit 2021 pada bidang pariwisata penguatan pariwisata estate terutama untuk mewujudkan community base tourism (CBT),” tulisnya dalam pesan WhatsApp saat itu terkait program-program 2021 yang diprioritaskan dalam DPA untuk Dinas Pariwisata.

Selanjutnya, ia menanggapi terkait tempat wisata pengawasan penerapan prokesnya yang kadang alpa seperti pengecekan suhu badan di Pantai Lasiana. Ia mengatakan pihaknya akan mendorong sertifikasi CHSE. CHSE atau K4 sendiri adalah Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment Sustainability (Kelestarian Lingkungan).

“Terkait dengan dorongan sertifikasi CHSE disertai penguatan SDM dan kelembagaan, pemasaran dan promosi digital dan meningkatan amenitas,” ujarnya.

Selain itu, juga dilakukan pengembangan kolaborasi untuk memastikan 5A meningkatkan kualitas destinasi. 5A ini terdiri dari attraction, activity, accessibility, accommodation, dan amenity. Upaya ini juga terkait dalam menggerakkan ekonomi kreatif.

“Terkait CHSE merupakan kebutuhan untuk menjamin destinasi aman,” lanjut dia. (Yan/ol)