Tak Lulus Kesehatan dan Wawancara, Tiga Peserta Tes KPU Mabar Ikut Uji Kelayakan

berbagi di:
Tiga Calon KPU Kabupaten Manggarai Barat Diganti Secara Sepihak

Calon anggota KPU Kabupaten Manggarai Barat, Simplisius Senta. Foto: Gerasimos Satria/VN

 
Gerasimos Satria
Tiga calon anggota komisioner KPU Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur tidak dipanggil oleh KPU RI untuk mengikuti uji kelayakan dan kepatuhan. Padahal ketiganya dinyatakan lulus tes kesehatan dan wawancara calon KPU Kabupaten Manggarai Barat pada Desember 2018 lalu.

Tiga orang tersebut bernama Azis, Simplisius Senta dan Maximus Waris. Tak hanya itu, ketiganya bahkan diganti dengan nama peserta lain yakni Muhamad Ilham, Stanislaus Prayono dan Saverinus Silno Almi yang tidak lulus tes wawancara dan tes kesehatan.

Simplisius Senta, Senin (28/1) kepada VN mengaku ia bersama kedua temannya diganti dengan tiga nama yang tidak lulus tes wawancara dan kesehatan.  Ia mengatakan sebanyak 10 calon KPU Kabupaten Manggarai Barat tersebut mengikuti uji kelayakan dan kepatuhan di Kupang, NTT Sabtu, 27 Januari 2019.

“Kami mempertanyakan pergantian nama kami oleh orang yang tidak lulus seleksi wawancara dan kesehatan. Kami menilai pergantian nama ini dilakukan sepihak oleh KPU RI,” tutur Simplisius.

Dia menegaskan seharusnya peserta yang mengikuti uji kelayakan dan kepatuhan adalah peserta yang lulus tes wawancara dan tes kesehatan. Anehnya, untuk Kabupaten Manggarai Barat, justru peserta yang tidak lulus diakomodir untuk mengikuti uji kelayakan dan kepatuhan di Kupang.

Ketua KPU Kabupaten Manggarai Barat, Hironimus Suhardi mengatakan uji kelayakan dan kepatuhan calon komisioner Kabupaten Manggarai Barat sudah dimulai sejak Sabtu, 27 Januari 2019. Kewenangan untuk menentukan uji kelayakan dan kepatuhan adalah KPU RI bukan KPU Kabupaten.

“Kami tidak mengetahui alasan menggantikan tiga nama itu. Itu kewenangan KPU RI, bukan menjadi bagian dari peran kami,” tutur Suhardi. (bev/ol)