Telantarkan Korban Bencana, Kasat Pol PP Jemput Paksa Bupati Kupang

berbagi di:
img-20210408-wa0002

Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (Menghadap Lensa) sedang  memarahi Bupati Kupang, Korinus Masneno, tadi malam. Foto:Kekson Salukh/vn.

Kekson Salukh

KEPALA Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) NTT Cornelis Wadu menjemput paksa Bupati Kupang, Korinus Masneno, Rabu (7/4) malam.

Penjemputan itu sesuai perintah  Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL). VBL geram terhadap Bupati Kupang lantaran diduga menelantarkan korban bencana alam di Kabupaten Kupang.

Pantauan VN, Tepat pukul 21.18 Wita, Rabu (7/8), Bupati Kupang Korinus Masneno tiba di Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Siklon Tropis Seroja Provinsi NTT dikawal Kasat Pol PP NTT Cornelis Wadu.

Bupati Kupang tampak Mengenakan kemeja abu-abu panjang dipadu celana kain panjang, dan sepatu kets warna hitam. Ia tampak membawa satu map warna putih dan sebuah buku catatan langsung duduk di sebelah kiri Gubernur NTT.

Gubernur VBL yang sedang mengikuti Video Conference (Vicon) bersama kepala BNPB tampak tidak menghiraukan kedatangan Bupati Kupang.

Kasat Pol PP NTT, Cornelis Wadu mengaku menjemput Bupati Kupang di kompleks rumah jabatan di Oelamasi. Ia bersama delapan anggota menjemput paksa Bupati Kupang atas perintah Gubernur.

“Iya saya diperintahkan Gubernur NTT untuk menjemput paksa sekitar jam 8 malam tadi. Saya dengan anggota giring beliau dari Oelamasi sampai Kupang,” ungkapnya.

Sehabis Vicon, Bupati Kupang Korinus Masneno langsung ditanya Gubernur terkait alasan tidak memasukan data korban bencana di kabupaten Kupang.

“Pak Bupati Sibuk ya?
Lu (Kamu) punya BPBD itu tolong aktifkan, itu pengungsi tolong diperhatikan,” pinta Gubernur VBL.

Gubernur mengaku kecewa dengan sikap Bupati Kupang yang acuh  terhadap para korban bencana.

“Layak kah ada korban bencana yang dikubur tanpa kehadiran pemerintah. Tidak layak. Saya merasa kecewa, hati saya sedih melihat masyarakat seperti ini, terus Bupati Kupang tidak kelihatan,” ujarnya.

Pecat Kepala BPBD NTT

Gubernur mengaku sudah memecat Kepala BPBD NTT Thomas Bangke lantaran tidak memberikan laporan yang baik. Sehingga, Bupati Kupang juga harus pecat kepala BPBD kabupaten Kupang yang tidak kerja dengan baik.

“Saya minta pak untuk pulang dan pecat kepala BPBD, Karena sudah memalukan bapak, dan saya sebagai Gubernur. Lihat saya saja langsung pecat Kepala BPBD NTT hari ini. Penggantinya pak Isyak Nuka sebagai Plt. Masa dia di Bali dia Lapor Deputi II sedang menuju NTT sementara dia tetap stay di Bali, kalau begini layak tidak kita pecat?,” tegasnya.

Gubernur  VBL berharap Bupati Kupang segera memperbaiki pola kerja untuk penanganan bencana di daerah. “Karena di Kabupaten Kupang bencana kecil tetapi tidak bisa ditangani itu anda tidak layak sebagai Bupati,” tutupnya.

Menanggapi pernyataan Gubernur, Bupati Kupang mengaku akan segera membenahi pelayanan penanganan bencana di Kabupaten Kupang.

“Minta maaf Bapak Gubernur yang saya hormati. Siap melaksanakan perintah,” jawabnya. (Yan/ol)