Terkait PON 2020, Kadispora enggan Bicara Tanpa Data

berbagi di:
Kadispora

 

Hildergardis Bria Seran
Kadispora Provinsi NTT

 

 

Yapi Manuleus

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Provinsi NTT, Hildergardis Bria Seran, enggan berbicara lebih jauh terkait persiapan menuju PON 2020 yang akan digelar Oktober 2021 mendatang di Papua. Hal ini terkuak saat VN mengonfirmasi terkait suport dari Pemerintah Daerah terhadap persiapan tim sepakbola NTT yang akan berlaga pada ajang empat tahunan itu.

Kepada media ini, Selasa (11/8), Hildegardis mengaku belum bisa berkomentar lebih jauh karena belum ada kesepakatan bersama. Sebab, hingga saat ini belum ada rapat bersama dengan PSSI dan organisasi terkait sehingga ia belum bisa berbicara tanpa data.

“Kalau saya berbicara sekarang kewenangan saya itu ada di Pentra PPLMD, itu kan cabang olahraga sepakbola, tetapi bukan berarti saya menghindar. Karena belum ada konfirmasi dewan pengurus to, jadi belum ada konfirmasi pengurus dan kami, makanya saya tidak bisa berbicara tanpa data,” tukasnya.

Terkait anggaran untuk persiapan arlet, semuanya menurut dia, melalui Badan Keuangan Daerah (BKD). “Kalau masalah anggaran lewat badan keuangan daerah, jadi bantuan tibanya itu di KONI. Nah! Kalau seandainya belum, berarti tanya ke badan keuangan daerah karena terkait anggaran. Kalau kami punya kan beralokasi di DPA Dispora untuk tahun ini,” ujarnya.

Dirinya menegaskan tetap mendukung terkait langkah para atlet yang akan mengikuti PON 2020 di Papua ketika sudah ada pembahasan secara bersama dengan semua organisasi terkait.

“Kami dari Dispora selalu siap, tapi kalau terkait anggaran sudah ada posnya masing-masing,” Jelasnya.

 
Tunggu Suport Pemda dan KONI

Diberitakan sebelumnya, Manajer Tim Sepak Bola NTT PON 2020 Jimmy Sianto saat dikonfirmasi VN, Senin (10/8) sore mengatakan, tim Sepak Bola dari Provinsi NTT yang akan mengikuti ajang PON 2020 di Papua yang akan digelar 2021 mendatang hingga saat ini masih menunggu Suport dari Pemerintah Daerah maupun KONI NTT untuk melakukan persiapan-persiapannya.

Ia mengatakan, sebelumnya koordinasi antara Pemda dan KONI sudah terjalin baik, namun karena Pandemi Covid-19 yang terjadi maka langkah persiapannya sempat terhalang.

“Covid-19 yang terjadi ini persiapan sempat terhalang, tapi untuk sekarang ini kita hanya menunggu Suport dari Pemda dan KONI saja. Kalau sudah ada Suport dari mereka maka kita akan mulai persiapan tapi kalau tidak ada maka kita juga tidak tau lagi,” katanya.

Dia juga mengatakan mengenai persiapan Tim Sepak Bola yang akan berlaga, pihaknya sejauh ini sudah mempersiapkan sebanyak 47 orang pemain. Dari ke-47 orang tersebut akan dipangkas menjadi 30 orang saja yang akan berangkat.

“Ada satu tim saja, dan sudah ada 47 orang yang kita sudah kirim ke pusat tapi ada kembalikan dua orang untuk melengkapi datanya. Jadi kita masih melengkapi, hanya nanti kita akan pangkas lagi jadi 30 orang saja yang akan berangkat,” ujarnya.

Pihaknya juga mengaku akan tetap berkomitmen untuk mempersembahkan yang terbaik untuk NTT lewat kemampuan tim sepak bola tersebut. (Yan/ol)