Tetap Fokus pada Pelayanan

berbagi di:
1614507189852

 

Maria Ariesta Trince Ga’e Dose
Staf Koperasi Kredit Sangosay, Waingapu, Sumba Timur.

 

 

 
MELAKUKAN pekerjaan tertentu, terkadang tidak dibutuhkan ijazah pendidikan formal. Dengan kata lain, jurusan yang terter pada ijazah pendidikan formal itu bukan semata-mata tiket untuk memasuki dunia kerja karena ada benarnya yang dikatakan pepatah kuno, Don’t Study to Earn, Study to Learn.

Pengalaman hidup seperti itu juga dialami oleh Maria Ariesta Trince Ga’e Dose. Ia menamatkan sarjana keperawatan di Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri, tetapi saat ini ia nyaman bekerja sebagai salah satu staf Koperasi Kredit Sangosay, Waingapu, Sumba Timur.

img-20210228-wa0010

Bagi gadis kelahiran Waingapu, Sumba Timu 21 Agustus 1992 ini, pekerjaan apa saja bisa dilakukan dan dijalaninya dengan segenap hati, asalkan halal dan bisa untuk melayani orang lain. “Menjadi perawat melayani pasien, manjadi staf koperasi juga melayani orang lain. Jadi tidak ada yang salah. Saya menikmati dan nyaman melakukan pekerjaan saya saat ini,” ungkap Intan, demikian ia disapa.

Bagi putri ketiga dari empat bersaudara pasangan Dose Nikolaus dan Orpa Remi Andung ini, banyak hal yang didapatkan saat bekerja. “Yang terpenting adalah dengan bekerja dan terus bergerak menunjukkan bahwa kita masih punya naluri bertahan hidup. Degan bekerja, kita akan punya peluang yang lebih besar untuk menciptakan kualitas hidup yang lebih baik,” ujar gadis keturunan Bajawa-Sumba ini.

Sebab, kata Intan, pada titik tertentu setiap orang dapat dinilai dari apa yang ia kerjakan, bukan dari apa yang ia pelajari di bangku pendidikan. Meskipun kuliah itu tidak mudah, dan ilmunya bisa dinilai tidak terpakai di dunia kerja, tetapi ternyata masih ada hal poisitif. Mental juang untuk menyelesaikan kuliah tentu amat berharga untuk menghadapi tantangan hidup selanjutnya dengan pola pikir yang lebih bijak.

Tak ada kata terlambat untuk mempelajari ilmu baru. “Kemampuan meningkat seiring  dengan banyaknya pengalaman. Ketika orang bekerja tidak sesuai bidang ilmu yang dipelajari, tetapi menunjukkan performa oke, kenapa harus dipermasalahkan. Ambil hikmahnya,” ujar gadis yang mengaku awalnya memang sempat kaku menjadi staf koperasi ini. (Paskal Seran/Yan/ol)