The Kings Restoran Bergaya Modern Hadir di Kupang

berbagi di:
foto-hal-09-restoran-the-kings-kupangminggu-14-4-nahor

 
Restoran tradisional bergaya modern “The Kings” yang terletak di area Imperial World, Kelurahan Namosain Kupang, resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Josef Nae Soi (JNS), Minggu (14/4) siang.

Pantauan VN, seluruh gedung restortan modern ini bangunannya terbuat dari bambu lokal yang didatangkan khusus dari daerah Bajawa, Kabupaten Ngada. Lokasinya pun sangat strategis persis di pinggir pantai dan masih dalam wilayah Kota Kupang. Jarak tempuhnya paling lama 20 menit dari pusat Kota Kupang.

Tak hanya itu, seluruh furnitur The Kings juga berbahan baku kayu alami yang akan menambah kenyamanan pengunjung saat bersantap di restoran ini. Yakin sekali berkunjung pasti Anda ingin kembali dan kembali lagi.
Samuel Kristianto Luan, Owner The Kings Kupang menyampaikan bahwa The Kings hadir untuk bergandengan tangan bersama Pemprov dan Pemkot Kupang untuk membangun pariwisata NTT yang lebih maju dan lebih baik dari Bali. The Kings juga akan menawarkan keceriaan yang akan menghibur setiap tamu yang berkunjung.

Ia menjelaskan, sajian makanan dan jajanan yang disiapkan semuanya jajanan khas NTT, seperti pisang goreng, ubi goreng, kelapa muda, dan saboak serta jajanan khas yang telah dikenal luas oleh masyarakat NTT.

Terkait fasilitas, ia mengatakan ada tiga aula, ruangan VVIP, teras VVIP, sunset bar, sunset tower, beach club, VVIP waterfall, sunset garden pool, VVIP dj booth, pool bar, ocean garden, outbound adventure, resort, villa and spa, NTT souvenir shop, dan golf driving range. “Selain fasilitas-fasilitas tersebut, di The Kings juga ada ruangan karaoke dan yang masih dalam proses pembangunan sunset garden pool bisa untuk acara nikah dengan kapasitas 500-1000 orang. Kami juga sedang membangun 20 unit villa. Konsepnya akan dibuat lebih bagus dari yang ada di Bali,” ujarnya.

The King’s, lanjutnya, dibangun di Kelurahan Namosain, Kecamatan Alak, Kota Kupang karena ia sebagai anak daerah merasa terpanggil untuk membangun pariwisata NTT bersama Pemkot Kupang dan Pemprov NTT.

“NTT sangat bagus dan eksotis. Sebagai anak daerah saya merasa terpanggil untuk kembali membangun NTT setelah sekian lama menjadi pengusaha di Bali.” jelasnya.

 

Sajikan Teh Kelor-Kopi Lokal
Sementara Wakil Gubernur Nusa Tenggra Timur (NTT), Josef Nae Soi meminta managemen The Kings Restoran menyajikan minuman lokal khas NTT.

“Manajemen wajib menyediakan makanan dan minuman lokal, seperti teh kelor yang kaya akan manfaat sekaligus mendukung program pemerintah serta kopi lokal, karena kopi khas NTT telah mendunia sehingga dicari banyak orang,” ungkap JNS ketika meresmikan restoran The Kings.

JNS juga kagum terhadap The Kings karena menyajikan pemandangan berbeda bagi para pelanggannya. “Saya dan seluruh tamu yang hadir sangat menikmati karena disuguhkan pemandangan yang berbeda dari tempat lain di NTT. Selain itu, restoran ini tidak sekadar restoran, tetapi ada yang berbeda, salah satunya adalah bangunan yang dibangun menggunakan bambu lokal dari Bajawa,” jelasnya.
Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore pun bangga atas kehadiran The Kings di Kota Kupang. Dengan dibukanya The Kings tentunya bisa membuka jalan bagi investor lainnya yang masuk untuk membangun pariwisata di NTT.

Jefri menjamin untuk pengurusan izin tidak akan lama, hanya satu hari saja dan tidak dikenakan pajak sementara, sehingga investasi bergerak.

“Mari kita promosikan tempat ini agar menjadi ikon bagi kota Kupang. Ini langkah awal luar biasa yang menjadikan kota yang maju, ekonomi pun bergerak dan menjadi destinasi wisata baru di kota Kupang,” ujarnya.

Turut menghadiri kegiatan, Kapolda NTT, Irjenpol Raja Erisman, Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi, Wali Kota Kupang, Jefry Riwu Kore, Kadis Pariwisata NTT, Wayan Dharmawa, Ketua DPD REI NTT, Bobby Pitoby, unsur pengusaha dibidang restoran dan hotel serta para pelaku ekonomi pariwisata lainnya. (mg-21/E-1)