Tidak Sekedar Foto, Bantuan UMKM 2021 Kini Wajib Pakai Surat Usaha

berbagi di:
img-20210305-wa0008

 

 

 

 

Putra Bali Mula

Tahun ini bantuan langsung tunai (BLT) untuk UMKM atau Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) menambahkan persyaratan wajib yaitu menyertakan surat usaha yang dikeluarkan oleh pemerintah setempat.

Hal ini menjadi evaluasi dinas ketenagakerjaan dan UMKM seluruh Indonesia dan Kementerian Koperasi dan UMKM melakukan evaluasi untuk bantuan tahun ini.

Kepala Bidang Koperasi dan UMKM Diskopnakertrans NTT, Anis Mau, menjelaskan ini kepada VN di Dekranasda NTT, Rabu (3/3).

“Kalau kemarin hanya orang foto tempat usaha dan foto copy KTP tapi setelah evaluasi masukan dari seluruh Indonesia maka ditambah surat keterangan usaha dari pemerintah setempat supaya obyektivitas ada,” jawab Anis.

Menurutnya, pemerintah tetap memberi perhatian karena pandemi ini belum berakhir dengan melanjutkan program bantuan tersebut untuk pemulihan ekonomi nasional.

“Kita menunggu juknis dari pusat,” ungkapnya.

Jumlah bantuan ini nantinya berubah yaitu dari Rp 2,4 juta menjadi Rp 1,8 juta di 2021 dengan tambahan persyaratan tersebut.

Bantuan sosial produktivitas untuk pelaku UMKM di NTT yaitu sebanyak 272.000 lebih melalui Diskopnakertrans NTT maupun Pegadaian, UMKM binaan perbankan. Total bantuan yang sudah diterima pelaku UMKM NTT yakni Rp785 miliar.

Ada kemudahan lainnya untuk menghindari penumpukan di bank-bank himbara dengan melibatkan bank daerah sebagai penyalur.

“Dalam vicon dengan Kementrian Koperasi saya sampaikan bahwa kita punya Bank NTT juga sudah sampai di daerah-daerah, kantor kecamatan, apabila dilibatkan pasti akan sangat membantu,” ujarnya lebih lanjut. (bev/ol)