Tiga Petinju Indonesia Melaju di IBT

berbagi di:
foto-hal-01-cover-masuk-ring-rtinju

 

 

Gerasimos Satria
Tiga petinju Indonesia menang dan lolos ke babak selanjutnya. Kemenangan pertama diraih Kornelis Langu dari Tim Indonesia A yang bertarung di Kelas Layang 46-49 kg sukses mengalahkan Dura Nicky dari Tim Indonesia C.

Selain itu, Mofo Daniel dari Tim Indonesia B yang turun di laga keempat, menang melawan petinju Nepal, Thapa Bupendra di Kelas Welter Ringan 64 kg. Selanjutnya Samada Saputra dari Tim Indonesia A menang melawan Velco Tan Jun Yuan (Singapura) dalam pertarungan di kelas Wellter 69 kg. Sedangkan Hasanah Huswatun (Indonesi A) mengalahkan Grecia Kaihatu (Indonesia C).

Selain meraih kemenangan, pada hari kedua kemarin, kontingen Indonesia juga menuai kekalahan. Selain Ernawati, dua petinju putra yaitu Kali Mario Kali dan Libertus Gha kalah.

Mario yang turun di kelas Layang 46-49 kg dikalahkan oleh petinju India, Swami Neeraj. Libertus Gha kalah dari petinju Ukraina, Zhelezniak Olexandr di kelas Weter Ringan 64 kg. .

Pelatih Tim C Indonesia, David Hari mengatakan, meski sejumlah petinju dari Tim C sudah kalah, ia masih optimistis Tim C masih berpeluang meraih medali. Di event ini, Tim Indonesia C menurunkan 10 petinju terbaik yang sudah berpengalaman pada berbagai event di tingkat nasional.

Dua petinju dari Tim C, Hitahirun Jeffri dan Fahmi Muhamad sudah menang pada pertandingan penyisihan di hari pertama pertandingan, Senin (22/7).

“Kami target perolehan satu mendali dan dari 10 petinju yang ikut ini, ada tiga yang menjadi andalan. Kami yakin Tim C akan menang,” tutur David Hari. IBT Piala Presiden ke 23 tahun 2019 diikuti 138 petinju dari 28 negara. Turnamen tinju yang berlangsung hingga 28 Juli mendatang ini mempertandingkan 14 kelas, delapan kelas putra dan enam kelas putri.