Tiga Ruangan Susteran CIJ Ambruk Diterjang Angin

berbagi di:
img-20200920-wa0006

 

 

 

Sinta Tapobali

 

ANGIN kencang yang melanda NTT khususnya Kota Kupang beberapa pekan lalu, mengakibatkan tiga ruangan di Susteran Serikat Pengikut Yesus (CIJ) yang terletak di Jln Thamrin Oepoi Kupang rusak parah.
Pantauan VN di lokasi, tampak atap dari 3 ruangan tersebut roboh. Bangunannya juga tampak sudah sangat lama, bekas-bekas sengnya juga sudah berkarat dan kayu-kayu penyangganya juga sudah keropos dimakan rayap. Keadaan inilah yang menyebabkankan angin mudah merobohkan bangunan tersebut.

Tiga ruangan ini terdiri atas dua kamar tidur dan satu gudang, akibatnya beberapa karyawati yang tinggal di kamar tersebut terpaksa tidur bergabung bersama karyawati lainnya.

Penanggung Jawab Susteran Serikat Pengikut Yesus (CIJ), Suster Eva Rista, CIJ kepada awak media, mengatakan bahwa Kejadian ini terjadi pada hari Jumad, 23 Agustus yang lalu pada pukul 15.00.

Menurutnya saat itu terjadi angin yang begitu kencang sehingga dalam seketika langsung merobohkan atap seng dan kayu-kayu dari 3 ruangan tersebut.

Diakuinya pula bahwa hingga saat ini pihak Kelurahan pun belum mengetahui keadaan yang terjadi di Susteran ini, karena pihak Susteran sendiripun belum melaporkan hal ini.

Kendati demikian, menurutnya atas laporan dari salah satu anggota Dewan Provinsi NTT, dr. Christian Widodo kepada Dinas Sosial dan BPBD berkaitan dengan situasi dan kondisi ini, maka Dinas Sosial sudah melakulan pengecekan langsung dan memberikan bantuan berupa peralatan dapur dan spon tidur.

Meski telah mendapatkan bantuan dari Dinas Sosial, namun diakui Suster Kepala bahwa bantuan yang sangat urgent dibutuhkan oleh susteran ini adalah seng, kayu serta paku agar dapat membangun kembali atap yang telah roboh.

Namun sebagai penanggungjawab Ia tetap berterima kasih kepada pemerintah melalui dinas sosial yang sudah memberikan perhatian dan cepat tanggap atas keadaan yang mereka alami.

Dalam kesempatan tersebut, anggota DPRD Provinsi NTT, dr. Christian Widodo, beserta beberapa awak media datang dan mengunjungi para suster untuk melihat secara langsung bangunan yang rusak tersebut.

Dokter Christian, juga berkesempatan memberikan bantuan sebesar Rp 6.000.000 dan 30 lembar seng untuk digunakan dalam rehab dan membangun kembali tiga ruangan yang ambruk tersebut.

“Kepada Pak Dokter dan keluarga kami ucapkan terima kasih karena cepat menanggapi atas apa yang kami sampaikan. Kami juga terima kasih kepada Dinas Sosial yang sudah memberikan bantuan berupa peralatan dapur dengan beberapa alas tidur,” ungkap Suster Evarista.

dr. Christian dalam kesempatan ini juga menyampaikan terima kasih kepada dinas sosial karena cepat tanggap atas apa yang dilaporkannya berkaitan dengan keadaan yang terjadi di susteran ini.

Lanjutnya, bantuan yang diberikan berupa uang dan 30 lembar seng ini merupakan bantuan darinya dan juga keluarga Widodo lainnya. Ia berharap dengan bantuan nya ini, sedikitnya mampu untuk membantu membangun kembali atap dari tiga ruangan tersebut.

Dalam kesempatan ini sebagai anggota dewan Ia juga berpesan kepada masyarakat umum, agar ketika mengalami situasi dan kondisi seperti yang terjadi di Susteran ini, secepatnya untuk melaporkan kepada pihak kelurahan untuk dapat diatasi dengan sesegera mungkin.

Wakil Pemimpin Susteran Serikat Pengikut Yesus (CIJ), Getrudis, CIJ dalam kesempatan itu juga mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kedatangan dari dokter Christian dan juga para awak media.

Kedatangan dari dokter Christian yang merupakan anggota dewan ini sebagai bukti bahwa suster-suster ini tidak berjalan sendiri, tetapi masih ada orang-orang di sekeliling mereka yang mempunyai kepedulian terhadap situasi dan kondisi yang mereka alami. (Yan/ol)