Tim SAR Temukan Korban Hilang Saat Mancing di Malaka

berbagi di:
EVAKUASI KORBAN: Tim SAR Gabungan saat mengevakuasi korban di perairan Pantai Rabasa Haeraen, Kabupaten Malaka pada operasi hari ketiga, Kamis (30/7) siang. (Foto:ISTIMEWA)

EVAKUASI KORBAN: Tim SAR Gabungan saat mengevakuasi korban di perairan Pantai Rabasa Haeraen, Kabupaten Malaka pada operasi hari ketiga, Kamis (30/7) siang. (Foto:ISTIMEWA)

 

 

Kekson Salukh

TIM Search and Research (SAR) gabungan berhasil menemukan korban hilang saat mancing di perairan pantai Rabasa Haeraen, kabupaten Malaka pada operasi hari ketiga, Kamis (30/7) siang.

Korban yang ditemukan adalah Yasentus Nahak Bria (26) yang berprofesi sebagai nelayan. Sebelumnya korban dilaporkan tenggelam bersama rekannya almarhum Serfas Seran Bria akibat hantaman gelombang pada Minggu (26/7) sekitar pukul 02.30 Wita saat memancing.

Korban Serfas Seran Bria (26) ditemukan pada hari, Senin (27/7) pukul 17.15 Wita dalam keadaan meninggal dunia di Muara Hasansorutolus pada koordinat 09°41’06.05”S-124°56’29.86”E.

Kepala Basarnas Kelas IA Kupang Emi Frizer kepada VN, kemarin menjelaskan, Operasi SAR hari ketiga, Kamis (30/7) terhadap kecelakaan Kapal, 1 (satu) buah perahu body dengan penumpang dua orang dihantam gelombang saat mancing ikan di perairan pantai Desa Rabasa Haeraen, Kabupaten Malaka.

Tim SAR Gabungan, lanjut Frizer, kembali melakukan pencarian sesuai Rencana Operasi sejak Pukul 06.40 Wita. Pukul 14.00 Wita, Tim Rescue mendapat informasi bahwa ada penemuan mayat di Kecamatan Kot’olin Desa Oebeti, kabupaten TTS.

Selanjutnya dilakukan koordinasi dengan Polsek Kolbano, Polsek Kie, Camat Kolbano. Pukul 14.10 Wita, diberangkatkan Tim Rescue dan keluarga korban dengan menggunakan Rescue D-Max menuju lokasi penemuan mayat.

Pukul 15.45 Wita, Tim Rescue tiba di lokasi penemuan mayat pada koordinat 09°59’16.95″S -124°35’44.98″E. Selanjutnya berkoordinasi dengan Tim DVI Polres TTS, Polsek Kolbano dan Polsek Kie.

“Pukul 18.05 Wita, Korban dievakuasi Tim SAR Gabungan dan dibawa menuju Kabupaten Malaka. Pukul 21.30 Wita, Tim Rescue tiba Kabupaten Malaka, korban langsung diserahkan ke pihak keluarga.” jelas Frizer.

Firzer menambahkan, Unsur SAR yang terlibat antara lain; Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang, Dinsos Kabupaten Malaka, Polres TTS, Polsek Malaka Barat, Polsek Kie, Polsek Kolbano, Camat Kolbano, Camat Kot’olin, Puskesmas Kot’olin, Tagana Malaka, Keluarga korban dan Masyarakat setempat.

“Dengan ditemukannya korban tersebut maka operasi pencarian terhadap dua korban hilang di perairan pantai Rabasa Haeraen kabupaten Malaka NTT ditutup. Terimakasih kepada semua unsur yang terlibat membantu kami dalam proses pencarian. ” pungkasnya.

Keluarga Korban Yasentus Nahak Bria, Marselinus Nahak mengucapkan terimakasih kepada tim SAR gabungan Kupang yang telah membantu melakukan pencarian hingga menemukan korban. (C-1/ol)