Timpora Malaka Awasi WNA

berbagi di:
img-20200402-wa0066

 

 

 

Wilfridus Wedi

Tim pengawasan orang asing (Timpora) Malaka, Nusa Tenggara Timur melakukan pengawasan terhadap salah seorang warga negara asing asal Thailand.

Pengawasan dilakukan setelah yang bersangkutan ketahuan masuk wilayah Indonesia dengan menggunakan fasilitas bebas visa kunjungan ( VBK).

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI (Tempat Pemeriksaan Imigrasi) Atambua, K.A.Halim kepada VN, Kamis (2/4) menjelaskan informasi dari Timpora Malaka ada warga negara Thailand,Cha-Tho alias Natthasit dari Malaysia dan masuk ke wilayah Indonesia melalui Bandara Internasional Soekarno Hatta-Tangerang pada 19 Maret 2020 lalu.

“Dia datang bersama istrinya bernama Yohana Arakat yang merupakan Warga Negara Indonesia yang berasal dari Dusun Hoineno, Desa Tunmat Kecamatan Iokofeu, Kabupaten Malaka,” jelasnya.

Ketua Timpora Kabupaten Malaka K.A. Halim meminta Tim Intelijen dan Penindakan Imigrasi pada Kantor Imigrasi Kelas II TPI Atambua untuk memastikan kedatangan warganegara Thailand tersebut.

“Respon cepat dan koordinasi Timpora Malaka di semua tingkatan, Cha-Toh telah diperiksa petugas Puskesmas Tunabesi di rumah orang tua istrinya di Dusun Hoineno Desa Tunmat pada Selasa 31 Maret 2020,” ujarnya.

Pemeriksaan dilakukan sebagai pengawasan terhadap orang asing yang menjadi Orang Dalam Pemantauan (ODP), jangan sampai orang tersebut membawa atau mengidap penyakit menular Covid-19.

Petugas kesehatan Puskesmas Tunabesi Halim menuturkan, Natthasit bersama istrinya Yohana, dalam kondisi sehat tetapi tetap menjalani karantina mandiri di rumah selama 14 hari.

Kepala Desa Tunmat Yasintha Roman Fatin yang dihubungi VN melalui jaringan telpon selulernya, Kamis (02/04) siang membenarkan kalau saat ini Natthasit bersama istrinya Yohana berada di rumah keluarga di Dusun Hoineno.

“Mereka datang libur di keluarga. Selama ini mereka kerja di Malaysia”,” kata Kades Yasintha.

Sementara Camat Io Kufeu Laurensius Seran mengataka Natthasit dan Yohana itu suami-istri.

Keduanya diinformasikan menikah pada 2017 di Dusun Hoineno. “Mereka datang libur di keluarga. Sebagai upaya pencegahan Covid-19, mereka dua sudah diperiksa petugas kesehatan Puskesmas Tunabesi. Mereka dua sehat,” ungkap Laurensius. (bev/ol)