Tingkatkan Sinergi Pengelolahan SDA di desa Manggarai Barat, Burung Indonesia Kerjasama Dengan DPMD

berbagi di:
img-20190704-wa0017

 

 

Gerasimos Satria

Dalam rangka meningkatkan sinergitas pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA) desa berkelanjutan di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) NTT, Lembaga Burung Indonesia yang tergabung dalam Perhimpunan Pelestarian Burung Liar Indonesia bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Manggarai Barat melakukan kesepakatan bersama.

Kesepakatan itu dilakukan melalui penandatanganan kerjasama, Kamis (4/7) di kantor DPMD Kabupaten Mabar.

Manager Program Flores Perhimpunan Pelestarian Burung Liar Indonesia, Tiburtius Hani mengatakan kerjasama dengan Pemkab Mabar melalui DPMD bertujuan meningkatkan kapasitas para pihak terkait dalam rangka pemberdayaan masyarakat dan pemerintahan desa dalam pengelolaan sumber daya alam desa berkelanjutan di wilayah Kabupaten Mabar serta meningkatkan sinergi antara para pihak dalam melakukan kegiatan pemberdayaan masyarakat dan pemerintahan desa.

Selain itu, kerjasama ini penting untuk menginisiasi peraturan dan kebijakan daerah yang berkaitan dengan penguatan peran masyarakat dan pemerintahan desa dalam pengelolaan sumberdaya alam berkelanjutan di tingkat desa. Menginisiasi lahirnya gagasan dan inovasi baru yang mendukung pengembangan ekonomi lokal dan pengelolaan sumberdaya alam yang berkelanjutan di tingkat desa.

Dia mengatakan Perhimpunan Pelestarian Burung Liar Indonesia
mendukung pemerintah dalam upaya konservasi sumber daya alam dan ekosistem, khususnya dalam upaya pelestarian burung liar dan habitatnya.
Bentang Alam Mbeliling dengan segala nilai pentingnya secara ekologis, ekonomi, sosial dan kepentingan konservasi keragaman hayati secara global, terdiri dari 36 desa dan pemerintahan desa yang berperan penting dalam pengelolaan sumbedaya alam berkelanjutan di tingkat desa.

Tiburtius Hani menambahkan sejumlah point yang ada dalam kerjasama tersebut,antara lain,pengumpulan data dan informasi tentang rencana tata guna lahan, potensi pengembangan usaha, dan potensi pengembangan kelembagaan ekonomi di tingkat desa.
Penguatan peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai salah satu unit usaha milik desa dan penggerak potensi pengembangan ekonomi desa.

Selain itu akan dilakukan penguatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pendidikan dan pelatihan. Pengembangan kerjasama para pihak di daerah Kabupaten Manggarai Barat dalam mewujudkan desa lestari serta peningkatan dukungan melalui peraturan dan kebijakan untuk mewujudkan pengelolaan sumberdaya alam desa berkelanjutan.

Kepala DPMD Kabupaten Mabar Mateus Ngabut menyampaikan apresiasi terhadap Burung Indonesia yang menjadi mitra pemerintah daerah terus melakukan kegiatan pemberdayaan masyarakat desa di wilayah Manggarai Barat mabar.

“Perjanjian kerjasama ini memiliki dasar hukum yaitu nota kesepahaman antara Bupati Mabar dan Burung Indoensia tentang Program Pengelolaan Bentang Alam Produktif dan Berkelanjutan di Mbeliling pada bulan agutus 2018.Sehingga ditindaklanjuti dengan kerja sama dengan dinas teknis,” ujar Ngabut. (bev/ol)