Tinjau Lokasi TMMD, Bupati dan DPRD Janji Suport Kegiatan TNI

berbagi di:
img-20210305-wa0033

 

Bupati dan Wakil Bupati TTU, didampingi Dandim 1618/TTU, Kapolres TTU serta rombongan pose bersama usai meninjau lokasi TMMD. Foto:Gusty/vn.

 

 

 

Gusty Amsikan

 

 

PROGRAM Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang digagas oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui Kodim 1618/TTU di wilayah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU)memberikan hasil dan manfaat nyata bagi masyarakat. Pemerintah Daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten TTU akan terus mendukung upaya pembangunan daerah mulai dari desa yang dilakukan oleh TNI melalui program TMMD.

Informasi yang dihimpun media ini di lapangan, Jumat (5/3), turut hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati dan Wakil Bupati TTU, Djuandi David-Eusebius Binsasi, Ketua DPRD, Hendrik Frederikus Bana, Kapolres TTU, AKBP Nelson Filepe Diaz Quintas, Dandim 1618/TTU, Letkol Arm. Roni Junaidi serta sejumlah pimpinan OPD lainnya.

Sebelum meninjau lokasi TMMD, Bupati dan Wakil Bupati menghadiri aksi sosial Peduli Covid-19, oleh Kodim 1618/TTU. Aksi sosial yang dilaksanakan berupa pembagian sembako kepada warga kurang mampu di Koramil 1618/06 Ponu, sekaligus meninjau budidaya ikan leleh oleh Koramil 06 Poni.
Bupati TTU, Juandi David, ketika diwawancarai wartawan, Jumat (5/3) di sela-sela kunjungannya di lokasi TMMD mengatakan program TMMD telah dilaksanakan Kodim 1618/TTU setiap tahunnya. Pemerintah Daerah juga memberikan perhatian kepada masyarakat dengan mendukung program TMMD melalui kebijakan anggaran. Program TMMD yang dilaksanakan dari tahun ke tahun memberikan hasil dan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten TTU.

Menurut Juandi, pengerjaan fisik yang dilakukan oleh TNI bersama masyarakat menghasilkan bangunan fisik rabat jalan dan ruang kelas yang sangat bermutu. Progres pengerjaannya pun sangat optimal bahkan hampir selesai, padahal baru beberapa hari dilaksanakan. Pemerintah Daerah akan terus mendukung pelaksanaan program TMMD di wilayah Kabupaten TTU pada tahun-tahun mendatang.

”Hari ini kita lakukan kunjungan untuk melihat langsung hasil yang dikerjakan dalam program TMMN, ternyata sangat bagus. Ketebalan rabat jalan yang dikerjakan sangat baik dengan mutu yang bagus. Empat ruang kelas di SD Manoni semuanya hampir selesai padahal baru beberapa hari dilaksanakan. Ke depan, Pemeri ntah akan terus mendukug program TMMD Karena program tersebut memberikan hasil nyata dan sangat bermanfaat bagi masyarakat. Kita akan terus mendukung semua kegiatan yang dilaksanakan oleh Kodim 1618/TTU,”tegasnya.

Juandi menambahkan, Pemerintah Daerah akan berupaya menambah tiga ruang kelas di SD Manoni serta menambah tenaga pengajar. Jika tenaga pengajar ASN kurang, maka Pemerintah Daerah akan menempatkan tenaga kontrak guru yang memenuhi syarat. Minimal, masing-masing tingkatan kelas memiliki satu orang tenaga pengajar ditambah guru Penjaskes dan Agama.

Ketua DPRD TTU, Hendrik Frederikus Bana, mengatakan pihaknya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pihak TNI yang berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui konsep dan gagasan yang sangat luar biasa. Lembaga DPRD TTU terus mendorong Pemerintah Daerah dan lembaga-lembaga lain yang memiliki kepedulian terhadap kesulitan yang dialami oleh masyarakat kabupaten TTU untuk terus berkarya demi membangun masyarakat. Intervensi anggaran yang akan disiapkan oleh pemerintah daerah akan selalu direspon positif oleh DPRD TTU agar bisa mendukungsektor pendidikan di Kabupaten TTU.

“Dari sisi politik anggaran dukungan sangat penuh, ini adalah bagian dari penyelamatan generasi TTU ke depannya. Tentu dukungan sepenuhnya akan kami berikan,”jelasnya.

Dandim 1618/TTU, Letkol Arm. Roni Junaidi mengatakan sasaran fisik berupa rabat jalan sepanjang 367 meter hingga kini pengerjaannya telah mencapai 155 meter atau setara dengan 44 persen. Sementara pembangunan empat ruang kelas berukuran 5×7 meter telah mencpai progress 28 persen. Pihaknya menentukan sasaran TMMD berdasarkan tiga aspek yakni aspek aspiratif yang merupakan aspirasi masyarakat dalam Musrembang yang disarankan, aspek strategis yakni nilai-nilai urgensi yang kita lihat, serta aspek prioritas.

“Kita laksanakan peninjauan lokasi TMMD bersama Bupati TTU di Desa Motadik. Ada beberapa sasaran yang kita kerjakan, yakni rabat jalan sepanjang 376 meter saat ini sudah 155 meter atau 44 persen. Empat ruang kelas 5 x 7 meter, mencapai progress 28 persen, sasaran ini kita pilih berdasarkan tiga aspek yaitu aspek aspiratif dari masyarakat, kepala desa, dan kecamatan melalui musrembang yang disarankan,asprek strategis yakni nilai-nilai urgensi yang kita lihat di SD Motadik yang dari tahun 2014 kondisinya cukup memprihatinkan dan aspek prioritas. Dari ketiga aspek tersebut kita tentukan sasaran TMMD,”pungkasnya. (Yan/ol)