Tumpukan Material Ganggu Pengguna Jalan

berbagi di:
foto-hal-06-metro-material-jalan-100619

Tumpukan batu kali yang mengganggu aktifitas masyarakat pengguna jalan di jalan umum depan kuburan Raja Nisnoni wilayah RT 05/RW 02 Kelurahan Bakunase, Kecamatan Kota Raja diabadikan, Minggu (9/6). Foto: Yapi Manuleus/VN

 
Yapi Manuleus

Tumpukan batu kali untuk memperbaiki selokan di pinggir jalan umum RT 05/RW 02 Kelurahan Bakunase, Kecamatan Kota Raja, kota Kupang, NTT sangat mengganggu aktivitas para pengguna jalan.

Tumpukan batu kali bahkan tersebar hingga ke badan jalan sehingga pengguna jalan harus hati-hati agar tidak jatuh.

“Ini kita lihat saja kaka, tumpuk pas di jalur kiri kendaraan ini baru pas di bawah tanjakan lagi. Kalau ada yang kincang dari atas baru tidak lihat ini batu bisa bahaya karena sempit jadi harus antri. Seharusnya pas ada kerja baru kasi turun supaya langsung habis tidak ada tumpukan begini,” kata Sepri Bijae (34) warga Kelurahan Manulai 2.

Ia berharap pembangunan jalan bisa cepat selesai.

Daniel, salah satu warga yang membuka usaha kios yang tidak jauh dari lokasi tumpukan material tersebut yang ikut diwawancarai VN, mengatakan, material-material itu diturunkan pada Sabtu (8/6). Sayangnya, hingga Minggu (9/6) belum ada aktivitas di jalan tersebut.

“Kemarin Sabtu baru oto kasi turun ini batu kali dua ret ini kaka karena mau buat ini selokan ini,” kata Daniel.

Terpisah, Ketua RT 04 Kelurahan Bakunase Daud Bire Doko sangat menyayangkan pengerjaan selokan tersebut, karena tidak adanya koordinasi terlebih dahulu. Padahal, jalur jalan tersebut sangat padat dan bisa saja membahayakan pengguna jalan.

“Buat ini selokan ini sudah berjalan satu minggu ini tapi mereka tidak koordinasi dengan kami sebagai Ketua RT. Kami kaget juga dengan pengerjaan ini. Baru para pekerja yang ada juga mereka kerja pakai air leding kami tidak izin kami juga. Mereka buat seperti mereka punya milik, saya heran sekali,” kata Daud.

Daud mengatakan pengerjaan selokan tersebut sangat berbahaya bagi para pengguna jalan yang melintas karena ada tumpukan pasir di jalur kiri kendaraan. Akibatnya, nyaris terjadi kecelakaan lalulintas di jalur jalan tersbeut.

“Mereka kasi turun pasir juga di jalur kiri jalan, jadi baru-baru itu hampir saja orang celaka karena pasir ini. Saya hanya berharap kalau bisa kerja cepat sudah jangan lama-lama lagi. Memang ini juga untuk perbaiki fasilitas umum untuk kebaikan kita semua tapi kan kasian juga para pengguna jalan ini,” kata Daud.

Pantauan VN di lokasi tersebut pada Minggu (9/6) tampak dua tumpukan batu kali yang berada tepat di jalur kiri kendaraan di jalan umum yang terletak di depan kuburan Raja Nisnoni wilayah RT 05/RW 02 Kelurahan Bakunase.

Tumpukan itu sangat mengganggu para pengguna jalan, sehingga mereka harus ekstra hati-hati ketika melintasi area tersebut agar bisa terhindar dari kecelakaan. Ironisnya, tidak ada aktivitas pengerjaan di wilayah itu. (mg-25/mg22/R-2)