Ujian Nasional SMA Resmi Dibatalkan

berbagi di:
img-20200327-wa0016

 

 

 

 

Sinta Tapobali

Pelaksanaan Ujian Nasional SMA di Provinsi NTT resmi dibatalkan.

Hal ini disampaikam Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Benyamin Lola kepada VN, Kamis (26/03) sore.

Pembatalannya Ujian Nasional ini berdasarkan Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nomor 4 Tahun 2020 Tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan Dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease (Covid19).

“Sesuai Edaran Mendikbud RI Nomor 4 Tahun 2020, UN dibatalkan, maka soal yang sudah didistribusikan ke kabupaten untuk sementara diamankan di kabupaten,” jelasnya.

Menurutnya, dalam surat edaran yang ditandatangani oleh Menteri Pendidikan Nadiem Makarim pada 24 Maret 2020 menyatakan bahwa pembatalan Ujian Nasional karena lebih mempertimbangkan kesehatan dan keamanan para siswa.

Sementara penentuan kelulusan siswa SMP/SMA ditentukan berdasarkan nilai 5 semester terakhir.

“Penilaian kelulusan siswa san siswi, dengan menggunakan nilai kumulatif raport semester I sampai dengan semester V yang sudah ada di sekolah,” jelasnya.

Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Kupang, Max Nggeolima mengatakan demi menyelamatkan anak bangsa dan masyarakat pada umumnya dari Covid-19, maka sebagai kepala sekolah ia mendukung apa yang menjadi keputusan kementrian.

Baginya keputusan Kemendikbud ini tentu telah melewati berbagai kajian yang matang berdasarkan data dan fakta di lapangan demi keselamatan anak-anak bangsa.

Menurutnya, Ujian Nasional tidak menentukan kelulusan tetapi hanya berfungsi untuk pemetaan mutu. Pemetaan mutu dapat dilakukan melalui berbagai cara dan ujian sekolah di kota Kupang sudah selesai maka untuk penentuan kelulusan oleh sekolah akan berjalan sesuai ketentuan sekolah. (bev/ol)