Wangi Cendana Sambut Jenazah Sang Legenda Edu Nabunome

berbagi di:
foto-hal-01-cover-161020-edu-nabunome-01

 

Jenazah Legenda Atletik Nasional Asal NTT Eduardus Nabunome disemayamkan di Rujab Wakil Bupati TTS Johny Army Konay, sebelum diberangkatkan ke kampung halamannya di Desa Kaeneno, Kecamatan Fautmolo, Kabupaten TTS, kemarin.

 

 

 

Megi Fobia

 

ADA peristiwa tak biasa yang terjadi ketika jenazah legenda Atletik Indonesia Anderias Hiller Eduardus Nabunome tiba di Kota Soe, Kabupaten TTS, Kamis (15/10) pagi.

Saat diturunkan dari mobil ambulance di rumah jabatan Wabup TTS Johny Army Konay di Kampung Sentosa belakang pertokoan Soe, tercium aroma khas pohon cendana. Bahkan, wanginya Cendana yang berlangsung sekitar dua menit itu, tercium semua orang yang hadir di sana.

“Aroma wangi cendana kami rasakan sekitar dua menit,” ungkap Alex Nabunome yang juga kakak kandung almarhum, saat diwawancarai VN di Rujab Wabup TTS, kemarin.

Ia menjelaskan, di rujab Wabup TTS, jenazah tidak diturunkan dari mobil ambulance karena rencananya hanya singgah sebentar. akan tetapi tercium wangi cendana oleh semua orang yang menjemput jenazah, sehingga Wabup memerintahkan untuk menurunkan peti jenazah.

Wabup Army Konay yang diwawancarai terpisah, membenarkan adanya aroma wangi cendana itu. “Ya, (arona wangi cenana) tercium oleh seluruh pelayat selama sekitar dua menit. Makanya saya minta sebaiknya turunkan peti,” bebernya.

Army menafsirkan bahwa aroma wangi Cendana tersebut adalah sebagai pesan bahwa almarhum pernah mengharumkan nama TTS, NTT bahkan Indonesia sebagai pelari. “Prestasinya sangat harum seharum wangi Cendana di TTS,” ungkapnya

Ia juga mengaku, semasa hidupnya, almarhum pernah berbicara kepadanya bahwa ia sangat rindu ada atlet pengganti dari TTS untuk memecah rekor di dunia Internasional.

Disaksikan VN, rombongan jenazah Eduardus Nabunome hendak dibawa langsung ke tanah kelahirannya di Desa Kaeneno, Kecamatan Fautmolo, Kabupaten TTS. Namun, Wakil Bupati TTS berinisiatif menjemputnya di Kilometer 5 Kota Soe.

Semula, dari Kupang jenazah hendak dibawa ke kantor Bupati TTS, namun sayang tak ada persiapan di sana untuk menjemput mantan atlet yang mengharumkan nama TTS di berbagai event internasional itu.

Mobil ambulance yang menuju kantor Bupati TTS, akhirnya berbalik haluan menuju rumah jabatan Wabup TTS untuk sekedar beristirahat dan tiba di sana sekitar pukul 10.00 Wita.

 

Gubernur Rencana Hadir

 

Informasi yang dihimpun VN kemarin menyebutkan bahwa rencananya, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat akan menghadiri langsung pemakaman mantan Raja Lari Jarak Jauh ASEAN tersebut, di kampung halamannya, pagi ini, Jumat (16/10).

Gubernur, dikabarkan akan menjemput jenazah almarhum di Bandara El Tari kemarin pagi, namun di saat yang bersamaan menghadiri panen Garam di di Desa Baubau, Kupang Tengah, Kabupaten Kupang. (C-1/yan/ol)

 

Biodata
———-

Nama Lengkap : Anderias Hiler Eduardus Nabunome
Panggilan : Sepe a.k.a Edu
TTL : Pene Utara, TTS 12 April 1968
Meninggal : Senin 12 Oktober 2020 pukul 21.20 WIB
di RS Medistra Jakarta
Istri : Marcelina Ina Piran
Anak : 6 (enam) Orang
Pendidikan Terakhir : S1 Fisip Univ Moestopo Jakarta
Pekerjaan Terakhir : Jasa Marga DKI Jakarta
Kerier Pelatih : Pelatih Atletik Bank Mandiri
Pelatih Eduard Atletic Club Jakarta
Pelatda Lapis II PASI DKI Jakarta
POPB Dispora DKI Jakarta
Lomba Luar Negeri : – Perak Merdeka Games 1985 Brunei Darusalam
– Peringkat V Bute to Bute 1985 USA
– Emas ASEAN Inter City 1985 Singapura
– Perak SEA Games 1985 Bangkok
– VII Kejuaraan Junior Dunia 1986 Athena
– Perak Pesta Sukan Se-Asia 1986 Singapura
– XII Cross Country Dunia 1986 Swiss
– Emas International Taiwan Open 1986
– Emas International Taiwan Open 1987
– Emas Cross Country Dunia 1987 Jepang
– IV Kejuraan Asia 1987 Singapura
– Perempat Final Olimpiade 1988 Seoul
– Emas Internasional Taiwan Open 1988
– Emas Pesta Sukan 1988 Singapura
– 2 Emas SEA Games 1989 Malaysia
– Emas dan Perak SEA Games 1991 Manila
– Perak Marathon Asia 1994 Jepang
– Emas Marathon Canberra 1997, Australia