Warga Dusun Tanjung Direlokasi, Bekas Pemukiman akan Dibangun Wisata Kuliner

berbagi di:
img-20210408-wa0068

 

Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu menerima bantuan Rp 500 juta dari Perwakilan BNPB, disaksikan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, di Bandara DC Saudale, Kamis (8/4). Foto: Frangky/VN.

 

 

 

Frangky Johannis

 

 

135 Kepala Keluarga (KK) warga Dusun Tanjung, Desa Papela, Kecamatan Rote Timur, Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), akan direlokasi.
Hal tersebut disampaikan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) saat mekakukan kunjungan pada Kamis (8/4), untuk mamantau dari dekat kondisi warga pasca-Siklon Tropis Seroja yang melanda Kabupaten Rote Ndao, Kamis (8/4).

“Kondisi pemukiman warga di sini sudah tidak layak lagi, sehingga perlu direlokasi ke tempat yang lebih aman. Mekanismenya nanti diatur pemerintah kabupaten. Nanti dibicarakan dan disosialisasikan kepada masyarakat,” kata Gubernur VBL.

Selanjutnya, kata VBL, lokasi bekas pemukiman akan dijadikan pusat wisata kuliner ikan.

“Di sini hanya tambatan perahu nelayan saja, sehingga masyarakat tertata dengan baik. Dibangun restoran sea food yang baik untuk menunjang pariwisata,” kata VBL.

Kepala Dinas PUPR Provinsi NTT Maxi Nenabu yang ikut dalam rombongan Gubernur VBL mengatakan, dalam dialog dengan kepala desa, masyarakat Dusun Tanjung, Bupati dan Forkopimda Kabupaten Rote Ndao, Gubernur telah sampaikan soal relokasi. Masyarakat dan pemerintah desa sudah setuju segera dilakukan relokasi.

“Tadi kepala desa katakan akan menyiapkan lahan untuk merelokasi 135 KK tersebut secapatnya. Proses pengurusannya ditangani Bupati,” kata Nenabu.

Staf Khusus Gubernur NTT Pius Rengka mengatakan, relokasi akan membuat warga Dusun Tanjung terhindar dari ancaman gelombang pasang setiap musim barat dan jika terjadi badai.

Selain itu, kata Rengka, pantainya akan kembali fungsinya dan menjadi lokasi wisata yang menjanjikan, apalagi dijadikan wisata kuliner ikan. Tentunya akan meningkatkan ekonomi masyarakat.

Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu mengatakan, saat memantau kondisi perkampungan nelayan tersebut, Sabtu (3/4) lalu, dirinya telah memerintahkan Camat dan Kades Papela untuk membicarakan dengan warga terkait relokasi.

Pemkab akan berupaya mencari pembiayaan pembangunan rumahnya, sementara pemerintah desa dan kecamatan mencari lahan relokasi.

“Dengan penegasan Gubernur NTT ini, maka diharapkan ada bantuan dari Pemprov NTT dan Pempus untuk relokasi ini dan bantuan bencana Badai Seroja ini karena hampir seluruh Rote Ndao terdampak,” imbuh Bupati Paulina.

Kepala Desa Papela H Sugiarto Azhari mengatakan untuk lahan relokasi sudah ada, dan penyampaian awal terkait relokasi sudah disampaikan kepada warga.
Untuk diketahui, selain menemui warga Dusun Tanjung, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat juga menyaksikan penyerahan bantuan BNPB RI kepada Pemkab Rote Ndao, yang diserahkan Perwakilan BNPB kepada Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu, bertempat di Bandara DC Saudale. (yan/ol)