Warga Gemstone Regency Kesulitan Air

berbagi di:
perumahan_20180601_161633

Yapi Manuleus

BEBERAPA warga perumahan Gemstone Regency di Kelurahan Alak, Kecamatan Alak, Kota Kupang mengeluh kesulitan air bersih untuk kebutuhan hari. Sekitar lima minggu terakhir, air hanya mengalir dua kali dalam seminggu.
“Air tidak lancar, hanya jalan hari Selasa sama hari Sabtu dan ini sudah jalan lima minggu ini. Padahal surat yang kami pegang ini satu minggu tiga kali yaitu Selasa, Kamis sama Sabtu,” kata salah satu warga penghuni perumahan tersebut yang tidak mau sebutkan namanya saat diwawancarai VN dilokasi perumahan tersebut pada Rabu (15/7) sore.
Warga tersebut juga mengaku biaya air didalam lokasi rumah tersebut dihitung per kubik dan ketika terlambat membayar maka langsung diputuskan sehingga membuat mereka sedikit resah.
“Sekarang mereka ubah dari sore ke siang. Biasanya dari jam 5 sore sampai jam 12 malam. Kami tidak tahu apa alasan perubahan tersebut dari jam 11 siang sampai jam 12 siang, tapi buka juga bukan pas jam 12 siang. Dan Bebannya 25 ribu untuk satu bulan per kubik, tapi kita musti beli air. Kalau terlambat mereka kasi putus. Tanya kenapa mereka omong langsung kasar bilang ada motor terganggu na air habis na,” kata warga tersebut.
Pihaknya pun berharap debit air didalam lokasi perumahan tersebut bisa kembali lancar karena upah yang mereka bayar terkadang hingga sampai satu juta rupiah.
Sementara itu pemilik perumahan Gemstone Regency Bobby Pitoby yang dikonfirmasi VN mengaku mengenai masalah air di dalam kompleks perumahan tersebut akibat permasalahan jaringan sehingga sementara ini masih dalam tahap perbaikan.
“Mengenai air di Gemstone, memang kita sementara perbaiki jaringan yang tidak benar supaya air bisa deras kembali. Kita juga sudah ada dua titik sumur bor dan dua bak penampung besar. Dan bak penampung yang ketiga jauh lebih besar lagi kapasitasnya. Masih dikerjakan,” kata Bobby. (amy/ol)