Warga Keluhkan Kerusakan Jalan dan Deker di Kefamenanu

berbagi di:
img-20210408-wa0042

 

Inilah deker yang terletak di Jalan Basuki Rachmat, Kota Kefamenanu, Kabupaten TTU, Provinsi NTT yang rusak selama bertahun-tahun. Foto:Gusty Amsikan/vn.

 

 

 

Gusty Amsikan

 

 
WARGA Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten TTU, Provinsi NTT mengeluhkan  kerusakan jalan dan deker di ruas Jalan Basuki Rachmat yang tidak pernah diperbaiki selama bertahun-tahun.

Salah satu deker di ruas jalan provinsi tersebut rusak berat dan mengancam keselamatan para pengguna jalan.

Demikian disampaikan dua warga Kota Kefamenanu, Fridus Ciompah dan Yoseph Suni, kepada media ini, Kamis (8/4).

Fridus mengatakan, ruas Jalan Basuki Rachmat yang terletak di Kelurahan Kefa Tengah mengalami kerusakan di sejumlah titik. Kerusakan tersebut telah terjadi bertahun-tahun, namun hingga kini dibiarkan begitu saja. Hal tersebut jelas mengancam keselamatan pengguna jalan. Apalagi ruas jalan tersebut tergolong ramai dilintasi kendaraan karena terletak di pusat Kota Kefamenanu.

Menurut Fridus, kerusakan terparah terjadi pada salah satu deker di ruas jalan tersebut. Material deker terkikis dan menyisakan lubang menganga. Setiap pengguna jalan yang melintasi deker itu harus ekstra hati-hati. Tak sedikit juga pengguna jalan yang mengalami kecelakaan saat melintasi deker itu.

“Ruas jalan ini adalah ruas jalan provinsi. Ada banyak titik yang rusak tapi sampai sekarang belum diperbaiki. Kondisi ini sangat mengancam keselamatan pengguna jalan,”ujarnya.

Hal senada disampaikan Yoseph Suni. Menurutnya, kerusakan yang terjadi pada deker itu merupakan yang kedua kalinya dalam beberapa tahun terakhir. Kerusakan pertama paling parah dan menyebabkan terjadinya banyak kecelakaan di titik tersebut. Pemerintah Kabupaten terpaksa mengambil alih perbaikan dengan membangun box stuffer deker tersebut.

Ia dan warga lainnya telah melaporkan kerusakan tersebut kepada dinas terkait. Namun, pihak dinas menyampaikan bahwa kerusakan pada ruas jalan tersebut bukanlah kewenangan mereka karena merupakan jalan provinsi. Ia berharap Pemerintah Provinsi segera mengambil langkah perbaikan terhadap kerusakan yang terjadi di sejumlah titik di ruas Jalan Basuki Rachmat.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten TTU, Yanuarius Salem mengatakan, kendatipun jalan tersebut merupakan jalan provinsi, namun untuk mewujudkan program seratus hari kerja, Bupati dan Wakil Bupati TTU, Dinas PUPR akan melakukan perbaikan terhadap kerusakan deker di Jalan Basuki Rachmat, Kota Kefamenanu.

Menurut Salem, selain deker, Dinas PUPR juga akan memperbaiki sejumlah jalan yang rusak dalam wilayah Kota Kefamenanu sebagai wujud dukungan dinas PUPR dalam menyukseskan program seratus hari kerja Bupati dan Wakil Bupati TTU.

Rencananya dalam waktu dekat Dinas PUPR akan memperbaiki jalan dan deker yang rusak tersebut. (Yan/ol)