Warga Nuse Diberi Pengobatan Gratis dan Penyuluhan AKB

berbagi di:
img-20200920-wa0005

 

Tim medis RSUD Ba’a dan Puskesmas Ndao melakukan pemeriksaan dan pengambilan darah sejumlah ibu hamil di Desa Nuse, Kecamatan Ndao-Nuse, saat kunjungan kerja Bupati dan Wakil Bupati Rote Ndao di Pulau Nuse, Sabtu (19/9).

 
Frangky Johannis

 
Bertepatan dengan kunjungan kerja Bupati Rote Ndao Paulina Haning-Bullu dan Wakil Bupati Stefanus M Saek di Pulau Nuse, Desa Nuse, Kecamatan Ndao-Nuse, Sabtu (19/9), tim medis gabungan Dinas Kesehatan, RSUD Ba’a, dan Puskesmas Ndao memberikan pelayanan pengobatan gratis dan sosialisasi kesehatan tentang Adaptasi Kehidupan Baru (AKB) di tengah pandemi Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Rote Ndao drg Suardi kepada VN di sela-sela kegiatan tersebut mengatakan, kegiatan pengobatan gratis dan penyuluhan kesehatan merupakan salah satu program kerja tahunan untuk memberikan pelayanan bagi masyarakat yang bermukim di pulau-pulau terpencil.

Menurut Suardi, kegiatan pengobatan gratis dan penyuluhan kesehatan ini dilaksanakan dalam rangka memberi pengetahuan dan pemahaman kepada masyarakat tentang menjaga kesehatan, apalagi ditengah pandemi Covid-19 yang masih membelenggu Indonesia saat ini. Protokol Kesehatan Covid-19 harus tetap diikuti jika ingin terbebas dari penyakit mematikan itu.

“Kali ini dilaksanakan bertepatan dengan kunjungan kerja Bupati dan Wakil Bupati di Pulau Nuse, yang melibatkan tim dokter RSUD Ba’a, para medis Puskesmas Ndao-Nuse, pemerintah desa, kader posyandu, dan bidan desa,” jelasnya.

Kepala Puskesmas Ndao Stanis Pon mengatakan, Desa Nuse merupakan satu dari lima desa yang masuk dalam wilayah pelayanan Puskesmas Ndao, Kecamatan Ndao-Nuse. Karena wilayahnya merupakan pulau tersendiri, terpisah dari Pulau Ndao, maka dijadwalkan dalam setahun empat kali dilakukan pelayanan.

“Tahun 2019 ketika belum ada penempatan tenaga medis, kami delapan kali melakukan pelayanan kesehatan bagi warga Pulau Nuse. Sekarang sudah ada dua tenaga medis yang stay di sini, jadi tiap tiga bulan kami turun lakukan pelayanan,” kata dia.

Nurlaila Saleh, salah satu tenaga medis di Desa Nuse menjelaskan, penyakit yang menonjol di wilayah kerjanya itu adalah lambung, ISPA, dan hipertensi.

Ketika ditanya terkait penanganan pasien emergensi, Nurlaila katakan, selama ini tidak ada kendala karena transportasi laut di Desa Nuse banyak dan jarak tempuh dengan daratan Rote hanya 15-20 menit. Sehingga kalau terjadi kasus yang harus dirujuk, maka bisa langsung dirujuk ke RSUD Ba’a.

Direktur RSUD Ba’a dr Widyanto P Adhy menambahkan, selain mendukung pengobatan gratis, pihaknya juga mengambil sampel darah sejumlah ibu hamil di wilayah tersebut, salah satunya untuk kepentingan pencegahan stunting.

Penjabat Kepala Desa Nuse Hesron Pasole mewakili masyarakat menyampaikan rasa terima kasih kepada Dinas Kesehatan, RSUD Ba’a, dan Puskesmas Ndao yang secara rutin telah melakukan kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis dan penyuluhan kesehatan terkait AKB di tengah pandemi Covid-19.

“Selain masyarakat bisa berobat gratis, kegiatan seperti ini juga membantu meningkatkan pemahaman masyarakat untuk menjalankan Pola Hidup Bersih dan Sehat, sehingga terhindar dari segala bentuk penyakit, terutama Covid-19,” ujarnya. (yan/ol)