Warga Sumba Barat Daya Masih Butuh Bantuan Perumahan

berbagi di:
foto-hal-12-kalungkan-selendang-sbd

Bupati Sumba Barat Daya Markus Dairo Talu mengalungkan selendang kepada tim Komisi V DPRD yang menyerahkan bantuan perumahan kepada masyarakat di wilayah itu, Jumat (21/6). Foto: Frengky Keban/VN

 

 

Frengky Keban

Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kabupaten Sumba Barat Daya, I Nyoman Agus menyebut bahwa kebutuhan masyarakat SBD akan rumah layak huni masih sangat tinggi. Dirinya menyebut sekitar 16.000 masyarakat di SBD masih butuh bantuan rumah layak huni.

“Dari data yang kami miliki ada sekitar 16.000 ribu masyarakat kita yang belum punya rumah layak huni,”katanya.

Ia mengakui beberapa tahun belakangan ini, banyak bantuan perumahan dari pemerintah yang sifatnya stimulan namun hal itu ungkapnya belum bisa menyelesaikan masalah yang ada. Hal ini disebabkan oleh peningkatan populasi masyarakat di wilayah tersebut setiap tahunnya.

“Sehingga kami merespons positif bantuan perumahan melalui program bantuan stimulan perumahan swadaya dari Kementerian PU dan Perumahan rakyat RI sebagaimana sudah disebutkan kita SBD mendapatkan bantuan sebanyak 761 buah rumah,”kata Nyoman Agus di sela-sela acara penyerahan bantuan simbolis dari Kementerian PU dan Perumahan Rakyat dan Komisi V DPR RI pekan kemarin.

Ia mengatakan bantuan rumah ini akan diberikan kepada masyarakat di enam kecamatan dari total 11 kecamatan yang ada. Namun dirinya belum bisa memastikan 6 kecamatan tersebut karena masih dalam proses pengkajian. Sedang mekanisme pemberian bantuan tersebut lanjut I Nyoman, hanya diberikan kepada penduduk yang berpenghasilan rendah.

“Namanya saja stimulan jadi masing-masing penerima akan menerima bantuan 15 juta untuk bahan sedangkan untuk biaya tukang dianggarkan 2 juta. Kita sangat berharap bantuan semacam ini bisa dimanfaatkan baik oleh masyarakat untuk kesejahteraannya sehingga 5 tahun ke depan tidak ada masyarakat yang tidak punya rumah layak huni,”tegasnya.

Sementara itu salah satu penerima bantuan dari kementerian PU dan Perumahan Rakyat RI, Omiyana Lali Pora saat dimintai komentarnya mengaku senang dengan bantuan yang diterimanya. Pasalnya, sebagai seorang janda dengan 6 orang anak, dirinya harus berjuang sendirian. Imbasnya, kebutuhan untuk rumah tidak lagi diperhatikan.

“Saya senang dapat bantuan ini. Saya sangat berterima kasih kepada pemerintah yang sudah mau membantu kami. Semoga ini bisa membuat saya dan keluarga lepas dari kemiskinan,”tegas warga desa Kadi Pada dengan penuh haru. (mg-09/S-1)